Resume Kebaktian PB

 Kita sedang memasuki masa era post modern, dimana semua berhak menentukan kebenaran, sehingga akhirnya kebenaran tidak lagi menjadi mutlak, tetapi relatif sesuai dengan dunia.

2 Timotius 4:3 -> firman yang disampaikan hanya memuaskan telinga jemaat saja, tidak lagi menyatakan kebenaran dan menegur jemaat. Padahal berdasarkan Yohanes 14:6, Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup. Kebenaran tidak ditentukan dari dunia, tetapi dari iman kepada Yesus Kristus. Roma 12 L 2 mengingatkan kita untuk hidup tidak sama seperti dunia ini. Maka dari itu, diperlukan Christian worldview, yaitu cara memandang dunia, diri sendiri, sesame, dan seluruh kehidupan berdasarkan kebenaran Alkitab dan prinsip prinsip Kristus. Hidup kita harus berporos atau berlandaskan pada kebenaran Alkitab. Agar tidak hanyut dalam sistem dunia yang memiliki berbagai pandangan kebenaran, diperlukan pegangan pandangan yang benar.


Cara kita belajar, membangun pergaulan, dsb dalam kehidupan kita, semuanya harus berstandar pada kebenaran dari Firman Tuhan. Firman berkuasa untuk mendidik kita, membuat kita dari yang dulunya tidak bisa menjadi bisa. Christian worldview bukan hanya sekadar percaya pada Tuhan, tetapi bagaimana kita dapat menghidupi hidup ini dalam pimpinan firmannya. 

Bagaimana pandangan Christian worldview tentang :

Penciptaan : Tuhan menciptakan kita baik adanya, kita adalah milik ciptaan allah sesuai dengan gambar-Nya

Kejatuhan : manusia menyalahgunakan kekuasaannya sehingga mereka jatuh dalam dosa

Penebusan : meskipun manusia telah jatuh dalam dosa, Allah tetap mengasihi manusia, sehingga kita memiliki keselamatan melalui anak-Nya yang tunggal

Penyempurnaan :Kita manusia baru yang mati dalam Kristus, akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus


Pentingnya memiliki Christian worldview L

Melindungi hidup kita dari tipu daya dunia. Kitq hidup di dunia yang penuh kebohongan dan nilai nilai yang bertentangan dengan kebenaran Allah. Supaya kita dapat memiliki landasan yang jelas dan tidak akan mampu diombang ambingkan saat menghadapi bermacam macam paham (Efesus 4:14)

Contoh budaya atau nilai nilai zaman sekarang yang bertentangan dengan kebenaran Alkitab :

Relativisme moral : kebenaran relatif dan tergantung sudut pandang masing masing.Padahal kebenaran adalah mutlak berasal dari Allah, bukan dari pendapat manusia (Yohanes 14:6)

Seks bebas dan hidup dalam percabulan : hubungan seksual di luar pernikahan diwajarkan. Padahal Allah menegaskan hubungan seksual hanya sah dalam ikatan pernikahan antara pria dan wanita. (1 Korintus 6:18) menegaskan bahwa percabulan adalah hal yang tidak benar dan berdosa terhadap diri sendiri

Materialisme dan cinta uang : Kesuksesan dinilai dari harta, status sosial, dan gaya hidup mewah. Padahal Alkitab memperingatkan bahwa cinta akan uang dapat menjadi akar dari segala kejahatan (1 Timotius 6:10) dan hidup kita tidak bergantung dari kekayaan (Lukas 12:15)

Egoisme dan individualisme : Semua tentang self-love yang berlebihan. Padahal kita diajarkan untuk mengasihi sesame, bahkan lebih dari diri sendiri dan hidup dalam kerendahan hati (Filipi 2:3-4)

Budaya cancel dan kebencian di media sosial : Seseorang yang “salah” akan langsung dihujat tanpa belas kasih. Padahal Alkitab mengajarkan pengampunan, kasih, dan memberi kesempatan kedua (Matius 5:44)

Kebebasan tanpa batas : Aku bebas menjadi siapa saja dan melakukan apa saja. Padahal kebebasan sejati ada di dalam Kristus, bukan kebebasan dalam dosa (Galatia 5:13)

Memampukan kita hidup berkenan pada Tuhan. Dengan pandangan yang benar, kita dapat membedakan mana yang benar dan salah, dan hidup sesuai kehendak Tuhan. Christian worldview menuntun kita untuk hidup dengan berintegritas sesuai dengan nilai nilai kekristenan (Mazmur 119:105)

Menolong kita memahami tujuan Tuhan dalam hidup kita. Yeremia 29:11 memberikan kita harapan karena Tuhan memiliki rencan yang baik bagi kita. Sehingga kita akan menjadi kuat bahkan dalam tantangan hidup. Ibrani 13:5b (TSI) mengingatkan bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkan kita dan Yakobus 1:2-3 mengajar kita untuk melihat pencobaan sebagai suatu kebahagiaan. Semakin kita berpegang kepada Christian worldview, semakin kita mengerti tujuan yang Allah inginkan bagi kita


Ciri-ciri orang yang hidup dengan Christian worldview :

Melihat segala sesuatu dari kacamata Firman Tuhan. Kita dapat belajar untuk mengikuti Firman Tuhan dalam setiap kehidupan kita.

Menghidupi nilai Kristus di semua aspek hidup. Di seluruh aspek kehidupan, orang yang memiliki Christian worldview akan selalu hidup benar dimanapun dia berada, bukan supaya dia dilihat.

Menghadapi masalah dengan iman bukan keraguan.

Hidup menghasilkan buah. 


“Semakin kita hidup di atas prinsip yang benar, semakin lurus jalan yang kita lewati. Semakin melenceng kita, meskipun sedikit, semakin menjauh kita dari tujuan Allah”


Comments