Kebaktian PB (Sabtu, 22 Februari 2025)

Christ's Love in Medical Practice

Kasih merupakan perasaan yang dimiliki oleh setiap manusia yang ditunjukkan melalui perbuatan kita kepada orang lain. Melalui kasih, kita dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara diri sendiri dengan Tuhan, keluarga, teman, dan juga orang di sekitar kita, atau masyarakat. Tuhan memiliki kasih agape yaitu kasih tanpa syarat dan sempurna, Ia memanggil kita untuk mengasihi sesama dengan kasih yang sama. Dalam dunia medis, banyak pasien yang bukan hanya membutuhkan obat, tetapi juga kata-kata yang menguatkan, sentuhan yang penuh kasih, dan perhatian yang tulus. Dengan memiliki hati yang dipenuhi belas kasihan, tenaga medis dapat membawa penghiburan bagi pasien yang sedang berjuang dengan penyakit mereka. 

Kita tidak hanya beragama saja, tidak sekadar tahu, tetapi mengenal Allah. Setiap kita harus memastikan bahwa kita memiliki kasih Kristus dalam hati kita. Orang lain dapat melihat melalui kehidupan sehari-hari kita. Kristus mengasihi kita tanpa syarat, sehingga orang yang memiliki kasih Kristus akan menyebarkan kasih tanpa syarat itu kepada orang disekitarnya. Tenaga medis yang memiliki Kristus akan melayani dengan belas kasih sesuai dengan Kristus ketika melihat orang yang sakit (Markus 1:41). Allah adalah kasih, semua kasih yang keluar dari kita haruslah kasih dari Allah. Menerima kasih Kristus dengan membuka hati dan membiarkan diri kita terisi oleh kasih dan belas kasihan. 

Dalam 1 Petrus 2:9, kita sudah dipilih Allah sejak lahir dan kita sudah menerima keselamatan dan diciptakan untuk pekerjaan Allah sesuai kehendak Allah (Efesus 2:8). Kita diselamatkan bukan karena kita berbuat baik, tetapi kita sudah diselamatkan terlebih dahulu untuk melakukan perbuatan baik.

Mengapa kasih Tuhan penting?

Saat ini, kehidupan orang-orang mengejar harta dan kekayaan. Jiwa yang sehat tidak mengejar kekayaan. Memiliki komitmen bahwa karena Tuhan sudah menebus kita, kita tidak akan jadi orang yang hitung-hitungan. Kasih merupakan persembahan kita kepada Tuhan dan perintah dari TUhan,maka dalam menjalankan profesi kita harus dikerjakan dengan kasih. Kasih Kristus mendorong kita tenaga medis untuk melayani dengan hati yang penuh belas kasihan, tanpa membeda-bedakan pasien berdasarkan status sosial, ekonomi, atau latar belakang mereka. Selain itu, kasih Kristus juga menjadi pedoman dalam pekerjaan sebagai tenaga medis. Kolose 3:23-24 mengingatkan, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." yang mengajarkan bahwa pelayanan medis bukan hanya pekerjaan, tetapi juga panggilan untuk memuliakan Tuhan melalui perawatan yang diberikan kepada orang lain. Dalam dunia pekerjaan khususnya sebagai tenaga medis,sering kali penuh tekanan dan tuntutan tinggi. Tanpa kasih Kristus,kita sebagai tenaga medis akan cepat merasa lelah, kehilangan semangat, atau bahkan mengalami kejenuhan. Namun, dengan memiliki kasih Kristus dalam setiap hati kita dapat memberikan kekuatan untuk terus melayani dengan ketulusan, sukacita, dapat memberikan makna.



Cara memancarkan kasih Kristus

(Kolose 4:14) Lukas sebagai dokter bedah yang ahli tetapi rendah hati. Memancarkan kasih Kristus melalui kehidupan sehari-hari, dalam pekerjaan sebagai tenaga medis, melayani dengan hati yang tulus, sebagai mahasiswa, kita dapat belajar melatih kemampuan-kemampuan yang diperlukan untuk melayani dalam pekerjaan. (Kolose 3:23), melakukan segala sesuatu dengan berfokus pada Tuhan, tentunya Kristus harus berada dalam hati kita terlebih dahulu. Ingat bahwa Kristus telah memilih kita karena kasih karunia.

Tantangan dan hambatan

Banyak masyarakat yang lebih percaya kepada dukun-dukun dari pada tenaga medis

Egoisme sebagai tantangan terbesar yang datang dari diri sendiri. Untuk melawan diri sendiri tidaklah mudah. Lakukanlah segala sesuatu untuk Tuhan. Menjadi hamba Tuhan bukanlah bertujuan untuk menjadi kaya

Tekanan kerja yang tinggi: jam kerja yang panjang, beban kerja yang berat, dan tuntutan untuk selalu siap sedia dapat membuat tenaga medis merasa lelah, stress, kurang tidur yang seringkali berdampak pada pelayanan mereka dan lupa untuk memancarkan kasih kristus

Solusi

Menyerahkan segala hidup kita kepada Tuhan, melawan keinginan duniawi dan berdamai dengan diri sendiri dan mulai mencintai diri sendiri


Comments