Kitab Pengkhotbah merupakan Kitab di Perjanjian Lama yang terdiri atas 12 pasal. Kitab Pengkhotbah membahas mengenai hal-hal yang dikejar manusia tetapi semuanya berakhir sia-sia, seperti hikmat, kesenangan, kekuasaan, dan hal-hal yang mengesampingkan Tuhan. Melalui kitab ini, kita disadarkan bahwa kita perlu mengutamakan Tuhan dalam hal-hal yang kita lakukan dalam kehidupan ini.
Kebaktian PB kali ini hadir dengan tema "Eksposisi Kitab Pengkhotbah" yang akan membahas terkait konteks penulisan Kitab Pengkhotbah, isi Kitab Pengkhotbah, dan pesan yang dapat dipelajari dari Kitab Pengkhotbah yang akan dibawakan oleh Pdt. Dr. Markus Lolo M.Th. MKL
Kebaktian PB telah dilaksanakan pada Sabtu, 27 April 2024, pukul 16.00 WITA - Selesai. Bertempat kediaman Lingling (PSIK'20). Dengan partisipan sebanyak 92 orang.
Pelayan yang mengambil bagian pada kebaktian PB ada kali ini :
MC : Kayla Nethania Barisi (FKG’23)
Singers :
Wandri bayu (PSIK’22)
Lovely Immanuela dalipang (PDU’23)
Adelin Dwi Evelyn (Terapis Gigi’23)
Irene Keshya Jusmita Munthe (Terapis Gigi’23)
Gitaris :
Melan Golda Nawipa (PDU’23)
Dwito Kurniawan Ekaputera (Psi’23)
Cajonis : Gabriel Purnomosidik Moekono (FKG’23)
Pemerhati :
Bethsy Austri Pasau (FKG’22)
Erlin Parung (FKG’22)
Tim Pendoa :
Jennifer Jill Nitte (Psi'23)
Gabriel Ananda (Terapis Gigi'23)
Glori Datu Andi Lolo (PSIK'22)
Hiskia Minggu (PSIK’22)
Operator :
Nicholas Daniel R. Paoki (PDU’23)
Pendamping MC : Eser S. Sambara’, S.K.G (FKG’20)
Pendamping Musik : Stifan Dwi Kurnia (FKG’21)
Untuk Dokumentasi bisa dilihat melalui Instagram PMK yaitu @pmk_fk_fkg_uh
RESUME KEBAKTIAN PB
Latar Belakang
- Kitab Pengkhotbah : sastra dan salah satu dari kitab perjanjian lama dan masuk kumpulan kitab-kitab sastra sama seperti kitab ayub, kidung agung, amsal.
- Kitab Pengkhotbah dinamakan Qohelet yg artinya kumpulan banyak orang atau jemaat dan dapat diartikan seseorang yang mengumpulkan banyak orang atau jemaat.
- Kitab Pengkhotbah ditulis dalam bahas ibrani tapi sedikit agak berbeda dari kitab yang ditulis juga dalam bahasa ibrani , kita Pengkhotbah menunjuk pada instruksi-instruksi hukum taurat.T
- empat penulisan kitab Pengkhotbah : PalestinaP
- engarangnya : Salomo tetapi masih diperdebatkan. Bisa diperdebatkan menjadi dua kesimpulan yaitu pengkhotbah sendiri tapi bisa Salomo.
Inti isi Pengkhotbah
- Pengkhotbah 3 :1-11
- Pengkhotbah membahas mengenai dua titik pengamatan yaitu realitas dan hidup.
- Ada waktunya, sia-sia & hikmat : 3 point penting yang akan memahamkan kita terkait Kitab Pengkhotbah ini.
- Orang hidup didunia ini seolah-olah merasa ada waktunya semua dan dilihat oleh pengkhotbah dan merasa di sah kan. Sehingga dari ini, bisa ditarik perbedaan realitas dan pandangan kita ke dunia.
- Inti dari Kitab Pengkhotbah sdalah : Pengkhotbah melukiskan realitas yg didunia yaitu seolah-olah hidup ini berjalan apa adanya saja, dengan realitas yang berjasn seperti itu : akan muncullah Kesia-siaan. Dan akhirnya sampailah ke hikmat yaitu satu-satu nya yg bisa membantu ketika orang hidup dalamkesia-siaan adalah hikmat dalam Kristus itu sendiri karena hikmat adalah Kristus. Jadi ketika kita membangun hidup berdasarkan perasaan bersama Kristus kita adalah orang-orang yang akan memiliki sesuatu.
Apa yang bisa kita pelajari
- Sehingga dari kitab Pengkhotbah kita bisa menerapkan bahwa jadi lah tenaga kesehatan yg rendah hati apalagi ini dikaitkan dgn pengutusan (alumni)
- Jangan mengikuti aliran-aliran yg tidak baik sebagai pengikut Kristus
- Menggunakan hikmat yang asalnya dari Kristus
- Tuhan berikan saya hikmat yairu berikan saya kemampuan menjalani kehidupan ini seperti Kristus. Hikmat = Kristus.
- Jangan terbawa arus dunia karena Kristus adalah kebenaran mutlak

Comments