PA PKK 4
Shalom sobat PMKerz, bagaimana kabarnya? Semoga selalu dalam lindungan Tuhan. Puji Tuhan telah dilaksanakan Pendalaman Alkitab Pemimpin Kelompok Kecil 4 (PA PKK 4) pada :
Hari, tanggal : Senin, 12 Februari 2024
Waktu : 16.00 WITA - Selesai
Materi : MHB BAB 7&8, Agape BAB 1&2
Via Zoom Meeting
Pemateri :
MHB
1. Milleni Pulo Tumonglo, S.Ked
BLD Agape
1. Yunus Siang
Dokumentasi :
Resume PA PKK 4
MHB Bab 7 (Melayani)
Pelayanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hidup orang percaya. Pelayanan meliputi banyak hal dan mempunyai aplikasi yang sangat luas. Mulai dari hal-hal yang dianggap sederhana, seperti memberi bantuan atau pertolongan kepada orang yang membutuhkan, sampai kepada pelayanan yang dianggap utama, seperti berkhotbah atau pelayanan gerejawi lainnya. Pelayanan harus dimengerti secara utuh karena tidak hanya menyangkut pelayanan gerejawi, tetapi juga pelayanan dalam keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Beberapa alasan mengapa kita melayani adalah: Pertama, melayani adalah sikap hidup murid Kristus. Kedua, melayani merupakan hak istimewa yang dianugerahkan Allah kepada kita sebagai anak-anak-Nya. Ketiga, melayani merupakan ungkapan syukur atas kasih Allah kepada kita. Hidup kita yang seharusnya binasa telah Tuhan tebus. Sikap enteng yang harus ada dalam melayani yaitu, rela berkorban, prioritas, disiplin, kerja keras dan ketekunan.
MHB Bab 8 (Mengetahui Keehendakk Allah)
Kehendak Allah bagi umat-Nya adalah segala sesuatu yang Allah inginkan terjadi dalam hidup umat-Nya. Kehendak Allah yang utama bagi kita adalah supaya kita mengenal Dia dan menjadi serupa dengan Kristus, Anak-Nya (Flp. 3:10, Rm. 8:29). Kita perlu mengetahui dan menaati kehendak Allah mengapa? Pertama, Allah sendiri menghendaki dan berjanji memimpin setiap langkah yang akan kita ambil. Kedua, belajar mengetahui dan menaati kehendak Allah merupakan respons umat yang sudah ditebus. Ketiga, yang harus diingat adalah mengikuti kehendak Allah justru merupakan pilihan terbaik dalam hidup. Yang terpenting kita harus mengenal Allah terlebih dahulu untuk mengetahui kehendak-Nya.
Agape Bab 1 (Memulai Hidup Baru Dalam Firman Allah)
Manusia yang memiliki Iman yang sesuai dengan akal sehat, adalah manusia yang bisa memiliki Iman yang didasarkan pada sesuatu Objek yang dapat dipercayai. Jika Objek iman itu tidak dapat dipercayai serta saya mempercayakan hidup saya pada objek iman itu, maka tentu saya adalah manusia yang memiliki iman yang tidak berakal sehat. Objek Iman yang kita percayai dapat percayai menurut iman orang kristen adalah Yesus Kristus. Akan tetapi sekarang, banyak konsep pemahaman yang salah mengenai siapa Yesus itu.
Jika kita melihat Yohanes 10:30-33, Yesus secara tidak langsung menyatakan dirinya Allah, (Aku (Yesus) dan Bapa adalah satu). Dan orang-orang lain tahu bahwa Yesus mengatakan hal itu. Di Yohanes 14:6-9, juga Yesus menyatakan diriNya adalah satu-satunya jalan kepada Allah Bapa dan Ia pun Mengatakan bahwa ia dapat Mengampuni dosa, sebagaimana yang dapat dilakukan Allah sendiri (Markus 2:5-12). Serta di Matius 14:13-34, merupakan salah satu mujizat-mujizat yang diperbuat oleh Yesus, yang membuktikan bahwa Ia sesungguhnya adalah Allah.
Setelah kita sudah mengetahui, bahwa Yesus adalah Allah. Maka muncul pertanyaan, Apakah Yesus ini Pribadi yang Mutlak kita Percayai?Apakah Yesus seorang pembohong dan seorang yang Gila?. Jika kita memperhatikan,sifat seorang pembohong lebih mengedepankan keEgoisannya, sehingga tidak sering dia suka memperalat orang lain dan bukannya menolong orang lain. Serta seorang yang gila pasti tidak akan bisa memiliki kualitas pengajaran yang seperti Yesus lakukan, Seperti Khotbah di bukit, Perumpamaan-Perumpamaan, dan semacamnya. Sehingga bisa kita lihat secara jelas, bahwa Yesus adalah benar-benar seperti yang Ia katakan, yaitu Allah, Juruselamat umat manusia dan Objek Iman yang kita Percayai.
Sehingga karena kita adalah manusia yang telah berdosa, maka kita memerlukan Juruselamat yang dapat kita Percayai. Dari hal-hal yang sudah kita pelajari bersama, bahwa Yesus yang Maha Suci dan Maha Kudus, mau mengorbankan Dirinya untuk menebus semua dosa Manusia yang percaya kepadaNya. Sehingga tentu saja kita memerlukan Yesus untuk memimpin Hidup kita, sebab dialah Tuhan Allah yang sejati dan yang setia kepada kita anak-anakNya.
Maka dari itu, kita sebagai anakNya, sudah seharusnya membuka Pintu Hati kita KepadaNya, dan membiarkan Roh Kudus bertahta didalam Pikiran, hati, Perkataan dan Perbuatan Kita. Kita Percaya dan Menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat di dalam kehidupan Kita setiap saat.
Agape Bab 2 (Hubungan Yang Baru Dengan Allah)
Kebanyakan Orang Kristen pada saat ini masih ragu, Apakah mereka sudah diampuni Allah, dan apakah Allah telah dan masih menerima mereka, sekalipun terkadang mereka sering terjatuh dalam dosa. Sehingga tidak terkadang kebanyakan orang kristen masih ragu apakah mereka sudah tidak terselamatkan ke Sorga. Oleh karena itu, dalam hal ini kita diingatkan bahwa, Tuhan selalu mengetuk pintu hati kita dan Dia selalu menunggu kita untuk kita membukakan pintu hati kita untuk Roh Kudus Tuhan.
Kita harus menyadari bahwa hubungan kita dengan Allah, itu berdasarkan pengampunan Allah yang sempurna, dikarenakan barang siapa percaya kepadaNya, maka dosa kita sudah dibayar dan diampuni sekali untuk selamanya di atas pengorbananNya di kayu salib. Tidak hanya itu saja, Hubungan kita dengan Allah akan selalu penuh dengan damai sejahtera Tuhan, karena kita yakin dan percaya bahwa kita sudah tidak hidup lagi di dalam dosa, tetapi di dalam Kasih Kuasa dari Yesus Kristus. Akan tetapi, kita juga harus menyadari, karena kita sudah diselamatkan dari hukum dosa, maka sudah seharusnya kita tidak hidup lagi menurut keinginan dosa. Sehingga hal yang berikutnya harus kita sadari adalah, bahwa Hubungan kita dengan Allah adalah Hubungan yang bersifat Kekal. Hubungan yang kekal ini berarti bahwa jika kita memiliki Anak yaitu Yesus Kristus, pasti kita akan memiliki Hidup yang tidak akan direbut dari orang lain. Sebab Yesus adalah jalan Kebenaran dan Hidup.
Comments