Kebaktian PB (Sabtu, 3 Februari 2024)

Basis of Christian Service

Shalom sobat PMKerz! Bagaimana kabarnya? Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan. Telah dilaksanakan kebaktian PB pertama pada Sabtu, 3 Februari 2024, via zoom meeting, pukul 16.00 WITA. 

Setiap orang percaya dipanggil untuk melayani Allah, dengan peran dan fungsi masing-masing dalam karya dan ladang pelayanan yang telah Allah berikan sebagai karunia. Dalam meresponi karunia tersebut untuk melayani, kita harus mengetahui dasar pelayanan yang benar agar kita dapat melayani sesuai dengan kehendak Tuhan dan hanya untuk kemuliaan Tuhan saja.

Kebaktian PB kali ini hadir dengan tema Basis of Christian Service yang akan membahas mengenai makna dasar pelayanan Kristen menurut Alkitab, prinsip dasar pelayanan Kristen menurut Alkitab, teladan tokoh Alkitab yang menerapkan dasar pelayanan Kristen serta hambatan, tantangan, dan solusi dalam menerapkan dasar pelayanan Kristen. 

Berikut adalah nama pelayan pada kebaktian PB, sebagai berikut:

Pembicara : Pdt Robert Sokoy M.Th

MC: Rosita Pongtasik (PDU’22)

Pendamping MC: Yolanda B. P. Manapa (PDU’21)

Operator: Priscilla K. T. Nurung (PDU'23)

Pemerhati :
Charlotte Viventi Tatontos (PDU'23)
Detri Natasya Marcyvana (PDU'23)

Tim Pendoa
Jepri Lenna (PSIK'22)
Revilavely Karaeng (KH'23)
Tamar Stevi Mangetan Pau (Psi'23)
Jesy Ayu Puspita (PSIK'22)
Thero Panji Adil (Psi'23)

Dokumentasi :






RESUME BASIS OF CHRISTIAN SERVICE

Dasar pertama

1. Panggilan kita sebagai pengikut yaitu melayani karena setiap orang yang percaya kepada Yesus disebut pengikut Kristus. Saat yesus memanggil murid-murid-Nya, Ia slalu berkata "Ikutlah Aku." Dalam panggilan ini artinya kita menjadi serupa dalam kehidupan "Sebab Anak manusia datang untuk dilayani bukan melayani." Karena Kristus melayani maka kita juga harus melayani. Maka semua orang yang percaya kepada Yesus adalah pelayan. 
Langkah pertama yang dilakukan yaitu bertobat, berbalik dgn menerima yesus sebagai Juruselamat, kata menerima Kristus sebagai Tuhan artinya kita menerima Kristus sebagai pemimpin kita, maka kita adalah hamba.

Tuhan adalah pemimpin kita maka otomatis kita adalah hamba-Nya, pelayan-Nya, kita harus melayani Dia. Jika Kristus melayani maka kita harus melayani, Tuhan adalah pemimin kita maka kita adalah hamba yang memiliki tugas melayani Dia.

2. Didasarkan dengan kasih, hukum yg pertama dan utama adalah kasih. Tuhan Yesus datang ke dunia adalah karena Dia mengasihi manusia. Salah satu mengasihi sesama adalah melayani, melakukan yang terbaik. Jika kita mengasihi Tuhan maka kita melayani Dia. 

3. Rasa syukur kepada Tuhan yg telah menyelamatkan, menebus dan memanggil kita, maka kita melayani. Satu bahaya dalam pelayanan yaitu mereka melakukan pelayanan sebagai validasi untuk pengakuan, reputasi, harga diri, penerimaan dll. Pelayanan kita harus didasari oleh kasih dan rasa syukur. Jika kita melayani dengan motivasi yang salah maka saat kita dihadapi oleh masalah ataupun pergumulan maka kita akan mudah untuk putus asa.

4. Karunia rohani, diberikan oleh Tuhan untuk menjadi modal, fondasi, dan dasar dalam pelayanan. Karunia rohani sangat perlu diketahui dalam melayani. Layanilah Tuhan sesuai dengan Karuniamu, maka kita semua yang telah percaya telah menerima karunia dari Tuhan untuk melayani, menyadari karunia ini maka saat kita melayani kita akan slalu bersukacita menjalaninya. Karunia-karunia rohani harus dijadikan dasar pelayanan.

Contoh tokoh alkitab

1. Musa
Dia memasuki pelayanan ketika ia dipanggil oleh Tuhan. Dan Musa menerima panggilan Tuhan meskipun ia masih muda dan diberikan tugas besar tapi ia yakin bawa Tuhan akan selalu meneguhkan, akan selalu bersamanya dalam menjalankan panggilan Tuhan dalam melayani. 

2. Martha dan maria
Ketika Yesus datang kerumah mereka. Martha sebagai tuan rumah sibuk menyiapkan segala sesuatu dan maria memilih duduk untuk mendengar firman. Martha melalukan pelayanannya berdasarkan validasi bukan kasih. Sedangkan maria memilih mendengarkan Tuhan yang lebih mementingkan hubungan dengan Tuhan. Ketika kita melayani, kita bukan hanya melayani Tuhan tapi kita juga melayani bersama-sama dengan Tuhan.

Hambatan tantangan serta solusi

1. Internal
Datang dari diri sendiri, bisa terjadi karena proses pertumbuhan kita, apabila seseorang ingin menjadi pelayan Tuhan maka jangan melupakan seorang terhadap yg lain. Karena vondasinya belum kuat jika baru percaya atau belum sama sekali percaya kepada Tuhan.

Pelayanan bertumbuh sejauh pertumbuhan para pelayan. Pelayan harus hidup dalam kesucian, jika tidak hidup dalam kesucian kita akan kehilangan damai sejahtera dalam pelayanan kita. Maka kita harus memiliki kerendahan hati, pertumbuhan seperti berdoa, beribadah dan lain lain.

2. Eksternal
Dari luar, merelakan banyak hal untuk pelayanan, atau takut untuk melayani karena takut untuk diremehkan, dicibir, ataupun dihina. 

Setiap pelayanan memiliki upah dari Tuhan, jerih payah mu bersama-sama tuhan tidak akan sia-sia. Melayani dengan sungguh, melayani ddengan didasarkan kasih dan bersama Tuhan maka kita akn menerima upah yang besar dari Tuhan

Comments