CHRISTMAS SIMPLICITY BRINGS A NEW IDENTITY: PEACEFULLY
Dilaksanakan pada Sabtu, 16 Desember 2023 tepatnya di Gedung GPIL Via Dolorosa, pukul 17.00 WITA.
Berikut adalah nama pelayan pada ibadah natal PMK FK-FKG Unhas 2023, sebagai berikut :
Pembicara : Pdt. dr. Simon Tarigan, Sp.THT, M.Th
MC Non-Formal :
- Hizkia Wesky Pongsapan (FKG'23)
- Aprivita Lisu T. P (FKG'22)
- Quin Tamariska S. K (KH'22)
- Permadi Salonga’ (FKG'23)
- Desi Paembonan (D4 Terapi Gigi'22)
- Nicholas Daniel Ratumbuisang Paoki (PDU'23
- Keyboardist : Christopher Jonathan Cahyadi (FKG'23)
- Bassist : Kevin Tendean (FKG'23)
- Drummer : Williams Toding Padang (PDU'23)
- Gitarist : Maudy Ashley Tarima (FKG'22) & Kevin Pratama Salamba Masiku (PSKH'22)
- Adelin Dwi Evelyn (D4 Terapi Gigi'23)
- Irene Keshya Jusmita Munthe (D4 Terapi Gigi'23)
- Risda Loiza Sianipar (Psi'23)
- Sharend Garneta Panggua (Psi'23)
- Glory Meicy Tandungan (Psi'23)
- Melan Golda Nawipa (PDU'23)
- Gabriela Rumambo Mangontan (PDU'23)
- Yona Devitasari (PDU'23)
- Kayla Nethania Barisi (FKG'23)
- Dea Stefani (FKG'23)
- Imanuel Riskian Kanophi (PDU'23)
- Dwito Kurniawan Ekaputera (Psi'23)
- Thero Panji Adil (Psi'23)
- Mikael Gustin Alriano (FKG'23
- Sheril Dwinove (Psi'22)
- Rezty Juniati Rapa (FKG'23)
- Tamar Stefi Mangetan Pau (Psi'23)
- Grace Trivosa Arif (FKG'23)
- Justine Henien (FKG'23)
- Ruby Indah Friany (FKG'23)
- Elsa Feldya Natasya (FKG'23)
- Marseila Abigael Pasorong (Fisio'23)
- Irene Kristin Tangkelangi (FKG'23)
- Evelyne Imanuella Christy (PDU'23)
- Sarita Barrang Afegita Paembonan(KH'23)
- Gloria Natalia Pangandaheng (Fisio'23)
- Lovely Immanuela Dalipang Sumule(PDU'23)
- Yang Mentelo Langi' (PDU'23)
- Revilavely Karaeng (KH’23)
- Yonatan Gelo Tangkeallo (KH’23)
- Gracelya Marcia (PDU’23)
- Benaya Allan Clayton Runtunuwu (Fisio'23)
- Weni Yakin Pappa (PDU'23)
- Gabriel Purnomosidik Moekono (FKG'23)
- Aisyah Elisia Sutrisno (PDU'23)
- Kezya Septin (PDU'23)
- Felicia Virginia Thios (PDU’23)
- Rheenia Tesanika Ratta
Christmas Simplicity Brings a New Identity: Peacefully
LUKAS 2:14-20
Kelahiran Yesus adalah cara yang dipilih Allah untuk mengembalikan damai sejahtera yang telah hilang dibumi. Saat seseorang bertemu dengan Yesus, ia akan mengalami perubahan yang besar. Seperti saat Gembala-Gembala bertemu Yesus mereka tetap menjadi Gembala tetapi hati mereka penuh dengan damai sejahtera dan sukacita. Begitu pula dengan orang majus yang memerlukan waktu lama datang dari Timur ke Betlehem namun jerih payahnya terbayar saat bertemu dengan Yesus dan mereka pulang dengan hati yang bersukacita. Ketika manusia terus mencari damai sejahtera dengan caranya sendiri, Allah justru datang ke dunia menawarkan damai sejahtera dengan cara Allah sendiri, yaitu dengan mengutus Yesus Kristus. Yesus Kristus rela datang dari tempat yang suci kudus ke tengah-tengah dunia yang penuh dengan dosa untuk mendamaikan hubungan Allah dengan manusia yang telah rusak akibat pelanggaran-pelanggaran manusia terhadap janji Allah.
Kelahiran Yesus dikota yang sederhana dan tempat yang sederhana (palungan) telah membawa sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh manusia, yaitu kedamaian dibumi dan inilah yang menjadi identitas natal bagi kita sebagai orang percaya yang harus selalu hidup dalam hati kita. Kesederhanaan Natal itulah yang menjadi berkat besar bagi dunia ini. Matius 5:9 "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah" dari ayat ini terkandung 2 berkat, yaitu berbahagia dan menjadi anak-anak Allah. Oleh karena itu, sebagai anak-anak Allah yang telah menerima damai sejahtera dari Yesus Kristus, kita harus menjadikan diri kita sebagai pembawa damai dalam dunia ini.
Dalam merayakan Natal hari kelahiran Yesus Kristus ada beberapa hal yang perlu diketahui sebagai orang percaya, yaitu
1. Makna natal atau makna kelahiran Yesus ke dunia
Makna natal bukanlah lilin, band, ataupun pohon terang. Tetapi makna natal yaitu bumi penuh dengan kemuliaan dan damai sejahtera Allah kembali ada dibumi. Saat ini dunia telah kehilangan damai sejahteranya, dunia yang awalnya penuh dengan damai sejahtera, tetapi sekarang dunia selalu saja mengalami konflik, pertikaian dan semua orang hidup menurut apa yang dianggapnya benar. Maka dari itu untuk mengembalikan damai sejahtera yang hilang, Allah mengutus Yesus Kristus ke dalam dunia.
Dalam hidup ini manusia yang telah melakukan dosa maka seharusnya manusialah yang meminta damai kepada Tuhan, tetapi justru Allah datang dengan kasih-Nya menghampiri manusia dan berinisiatif menawarkan damai kepada manusia. "Damai sejahtera diantara manusia yang berkenan kepada-Nya,” artinya Allah telah menawarkan damai sejahtera kepada semua orang, tetapi damai sejahtera hanya akan lahir dalam mereka yang menerima Yesus.
2. Displin yang harus dilakukan agar damai tetap hidup dalam hati kita
a. Hidup berdamai dengan Allah
Allah telah memberikan Yesus sebagai jalan damai bagi manusia, yang artinya bagi Allah pekerjaan-Nya sudah selesai, tetapi bagi manusia belum, sampai ia bersedia menerima damai. Sebagai umat Allah kita harus selalu hidup dalam perdamaian dengan Allah, kita harus hidup disetiap waktu dengan sikap berdamai dengan Allah, itu sebabnya pengakuan dosa tidak bisa dianggap sebagai tradisi tetapi didalamnya kita harus benar-benar merenungkan setiap hal yang telah kita lakukan apakah telah sesuai dengan firman Tuhan atau tidak agar kita menyadari segala dosa kita kepada Tuhan.
b. Berdamai dengan diri sendiri
Ada banyak orang yang tidak bisa berdamai dengan diri mereka sendiri. Mereka tidak bisa menerima keadaan diri mereka, sehingga sering kali melakukan hal-hal untuk mengubah diri mereka agar terlihat indah dimata manusia yang sebenarnya tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Allah tidak pernah salah dalam menciptakan kita sebab Ia menciptakan manusia dengan satu tujuan, oleh karena itu menerima diri sebagaimana yang ada, jangan terus menerus menjadi orang yang selalu menyalahkan diri sendiri. Ia membuat kita yang terbaik maka terimalah dirimu dan belajar untuk menerima kesalahan.
c. Berdamai dengan orang lain
Mazmur 34:15 "...Carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya." Berkat-Nya tidak akan ada saat kita mencari, tetapi ada saat kita mendapatkannya. Sumber konflik, ketakutan, dan perselisihan ada dimana-mana, namun orang-orang yang sudah menerima Kristus damai sudah ada dalam hidupnya harus menjadi orang-orang yang mencari (menjadi pembawa damai).
3. Hambatan
a. Ada beberapa orang yang sebenarnya dekat dengan damai sejahtera, tapi mereka gagal mendapatkannya. Orang pertama adalah pemilik rumah penginapan, mereka sibuk dengan kesibukan masing-masing tanpa menyadari ada raja damai yang lahir yaitu Yesus Kristus. Yang kedua, yaitu Herodes ia tahu dari ahli Taurat dimana Yesus (Raja damai) akan lahir, tetapi yang dia pikirkan hanyalah kekuasaannya ia merasa kedudukannya sebagai raja terancam karena kelahiran Yesus Raja Damai, ia tidak ingin ada orang lain yang menggantikannya sebagai raja. Yang ketiga, yaitu Para Pemimpin Agama dan ahli Taurat, mereka tahu Yesus akan lahir di Betlehem, tetapi mereka tidak pergi untuk melihat dan menyembah Yesus, mereka justru tidak peduli dan tidak ingin tahu tentang Yesus yang lahir.
b. Hidup yang belum dihidupi oleh Firman Tuhan. Serti Imam-Iman dan ahli Taurat mereka mengetahui siapa itu mesias, tetapi mereka tidak memberikan respon positif terhadap kedatanganNya. Mereka tahu kebenaran tetap tidak menjalankannya. Ini mirip dengan orang-orang yang tahu kebenaran firman Tuhan tetapi tidak hidup didalamnya.
Merry Christmas and Happy New Year
God Bless
Comments