IBADAH PERSEKUTUAN BESAR

   Ibadah Persekutuan Besar

06 Mei 2023


Hari, Tanggal Sabtu,  06 Mei 2023

Waktu             : 16.00 WITA - Selesai

Tempat            : Perumahan Taman Bunga Sudiang (Rumah Primadona PDU'22)

Pembicara      : Pdt. Markus Lolo, M.Th

Tema               : Ekklesia


Pelayan :

MC : Dion K. Laurenzio (PDU'15)

Pemerhati :

      • Aton P. Sibala' (PDU’16)
      • Indah Permata S. K. (PSIK'18) 

Singers :

      • Gilbert P. Salmon (PSKH’21)
      • Steven Figel M. B. (PDU’21)
      • Amanda Christy BR. S (PDU'16)
      • Vinensia V. Mantouw (PSIK'15) 

Gitaris: Evan Kristo M. L. (PDU'13)

Cajonis: William C. Papendang (PDU'16)

Keyboardist: Irvin N. Lusikooy (PDU'15)

 



https://drive.google.com/uc?export=view&id=12zblA5mcoAAe5owm-UmbhiM-_6500dkPhttps://drive.google.com/uc?export=view&id=1bUHR8tmyPiDgevEuNfLPVOCLEsFznmcQhttps://drive.google.com/uc?export=view&id=1K7_s7Baf03EACvR2nPEOk_bSr9MaIWBvhttps://drive.google.com/uc?export=view&id=1XCVWt6Z0PCFMdsvJEmKhw4I9MVSN3zCdhttps://drive.google.com/uc?export=view&id=1m_bmspf8PtB-SBD9rJh_Yr-NhrNpsHxzhttps://drive.google.com/uc?export=view&id=1igllWQeXZ88OYgWLQBnikrj9MW7dANIqhttps://drive.google.com/uc?export=view&id=1cdAFLYeQ3NHn4Zi6egJpsCW8S8IyKzzehttps://drive.google.com/uc?export=view&id=1dzXaX_KEFgKxVUUh56YA8PxiTynMa4jBhttps://drive.google.com/uc?export=view&id=1nR67ajzNjjjJOAI1PrFiiGrCieNu79T8


 ***

Sebagian besar dari kita mungkin menganggap bahwa Gereja hanya sebatas tempat untuk beribadah padahal sebenarnya arti dari Gereja lebih daripada itu. Dalam etimologi kata “Gereja” merupakan kata ambilan dari bahasa Portugis: igreja, yang berasal dari bahasa Yunani έκκλησία (ekklêsia) yang berarti dipanggil keluar (ek= keluar; klesia dari kata kaleo= memanggil). Gereja adalah persekutuan orang percaya yang dipanggil keluar dari kegelapan masuk ke dalam terang. Gereja juga merupakan tubuh Kristus. Paulus dalam suratnya mengatakan, “Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggota-Nya” (1 Kor 12:27). Gereja sebagai tubuh Kristus berarti memiliki kesatuan dengan Kristus bahwa Kristus sebagai kepala Gereja. Oleh karena itu, kesatuan bersama Kristus seharusnya yang menjadi gambaran bagi Gereja bahwa Gereja bergantung kepada Kristus sebagai kepala Gereja.

Gereja memiliki tugas dan panggilannya. Terdapat tiga tugas panggilan Gereja yang dikenal dengan tri panggilan Gereja. Tugas yang pertama adalah bersaksi (marturia). Tugas ini berkaitan erat dengan salah satu sifat dan ciri gereja yaitu  terang dunia (matius 28:18-20) melalui pemberitaan injil. Tugas yang kedua adalah bersekutu (koinonia). Gereja sebagai tubuh Kristus bertugas untuk membangun dan mengasuh anggota-anggota jemaat agar berdedikasi dan menjadi serupa dengan citra Kristus. Tugas yang ketiga adalah melayani (diakonia). Markus 10:45, tugas melayani yang diembankan Yesus Kristus kepada gereja dipahami sebagai tindakan orang-orang beriman untuk membuka diri dan memberikan diri untuk kepentingan dan keselamatan yang lain.

Meskipun gereja itu merujuk pada pribadi manusia sebagai bait Allah, namun gereja juga dapat dilihat sebagai rumah Allah (bangunan atau gedung) yang dibutuhkan orang percaya untuk berkumpul, bersekutu, dan berhimpun bersama untuk memuliakan Tuhan. Perpecahan Gereja dalam Alkitab dapat dilihat dalam 1  Korintus  1:10-13 hingga 2:1-16. Perpecahan yang diceritakan tersebut mengenai perpecahan yang dialami oleh jemaat di Korintus. Perpecahan tersebut terjadi karena dilatarbelakangi oleh siapa yang telah mendidik dan membaptis mereka, terjadi gagal fokus dalam hal pusat penyembahan jemaat di Korintus, mereka lebih mengidolakan pemimpin manusia. Paulus  menyatakan  berbagai  persoalan  atau  masalah  yang  terjadi  dalam  jemaat dan  disebabkan  oleh  kurangnya  persatuan  di  antara  orang  Kristen  di  Korintus. Hal tersebut juga dialami oleh gereja-gereja modern saat ini. Gereja cenderung mementingkan kepentingan kelompok dan pribadi, sehingga melupakan persatuan dan kebersamaan. 

Sebagai anak muda kristen, kita perlu tahu cara dalam menyikapi hal ini di dalam lingkungan gereja. Dengan menjadikan Tuhan Yesus sebagai sang kepala gereja dan tidak mementingkan kepentingan pribadi dan ego masing-masing sehingga kita dapat tetap menjaga persatuan. Selain itu kita juga harus menjadi pelaku firman agar kita dapat menjadi terang di lingkungan manapun kita berada. 



 

Comments