"GLIMPSE OF HOPE, JOY TO THE WORD"
Waktu : 17 Desember 2021
Tempat : Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng & Youtube PMK FK-FKG UH
Pembicara : Pdt. GI. Philip Hutapea
MC : Eser Suryanti Sambara’ (FKG’ 20)
MC Non-Formal :
- Silwanus Deri Patabang (FKG’22)
- Yoristia Mispa Buli (PDU’21)
Singers :
- Aldo Tandrosokhi Zendrato (KH’22)
- Carina Liora Sandra Sinea (KH’22)
- Chezya Audrey Cahyadi (KH’22)
- Giony Giovanny Michael Matongan (FKG’22)
Pemusik :
1. Gitaris :
- Agung Dwi Putra Barmo (PDU 21)
- Dave Surya Imanuel Tumanan (PDU’22)
2. Bassist : Friskila Angel Intan M.S (PDU’22)
3. Keyboardist : Elberd Stewart Hutagalung (FKG’21)
4. Drummer : Sisilia Bobolangi (FKG’20)
5. Violinist : Elchika Meylani Bandhaso (PSIK’22)
Operator : Divisi Kreatif dan Multimedia Gereja
Penari Tamborin :
- Vinesa Ardathien Dami (Psi’21)
- Yunita Boron (FKG’22)
- Deschidza Riblesstyn Famgodia Tangketasik (FKG’22)
Penari Lilin :
- Kezia Alexander Patandung (PSIK’20)
- Erlin P. Parung (FKG’22)
- Bethsy Austri Pasau (FKG’22)
- Dini Victorya Lomber (KH’22)
- Quin Tamariska S. K (KH’22)
Pemerhati :
- Kezia Yesica Pairunan (Fisioterapi’20)
- Novita Mananna’ (Psi’19)
- Clarrissa E. Sumbongi (Fisioterapi’20)
- Resky Sri Ellang (PDU’20)
Dokumentasi lengkap dapat dilihat pada link berikut
https://drive.google.com/drive/u/0/mobile/folders/1aIC6EFCaO5BrjXEoMWTRE8okK9oIaFRi
"GLIMPSE OF HOPE, JOY TO THE WORD"
Firman Tuhan dari Lukas 2 :10 -11, “ Lalu kata malaikat itu kepada mereka jangan takut sebab Sesungguhnya Aku telah memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa hari ini telah lahir bagimu Juruselamat yaitu Kristus Tuhan di kota Daud”. Sama dengan kisah para gembala di dalam Alkitab, kita sebagai orang percaya memiliki banyak ketakutan di dalam kehidupan kita. Banyak ketidakpastian dalam kehidupan kita yang harus kita hadapi, kekuatiran akan masa yang akan datang, diperhadapkan pada pilihan, pergumulan hidup yang berat, kehilangan tempat bersadar atau karena perubahan-perubahan yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Hal-hal demikian membuat kita manusia seringkali menjadi kuatir, takut, jatuh ke dalam dosa bahkan sampai kehilangan pengharapan dalam hidup.
Melalui momen natal, kita sebagai orang percaya diingatkan bahwa Tuhan Yesus telah datang ke dunia. Namun, banyak dari kita belum memahami mengapa Tuhan Yesus datang ke dunia menjadi Juruselamat sehingga pengharapan yang kita miliki menjadi semu, tidak kokoh dan mudah goyah. Banyak yang mengira, keselamatan diperoleh melalui usaha-usaha yang manusia berikan atau perbuatan baik kita kepada sesama, padahal keselamatan telah kita peroleh secara cuma-cuma ketika kita sudah menerima Kristus.
Oleh sebab itu, kita perlu memahami bahwa kelahiran Tuhan Yesus menjadi pengharapan bagi orang Kristen karena dengan kelahirannya, kita memperoleh keselamatan, manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri dari dosa karena semua manusia telah berdosa dan oleh karena dosa tersebut manusia harus mengalami penghukuman Allah sehingga manusia membutuhkan Juruselamat. Oleh karena kasih Allah yang begitu besar, sehingga Yesus Kristus yang adalah 100% Tuhan dan 100% manusia datang ke dunia menjadi menjadi satu-satunya sumber pengharapan kita. Dengan kelahiran Yesus, manusia yang sebelumnya tidak bisa diselamatkan dengan cara apapun, akhirnya memiliki pengharapan untuk beroleh kerajaan Allah.
Sebagai orang yang telah menerima keselamatan, kita perlu menunjukkan respon sebagai bentuk ungkapan syukur kita dengan bersukacita akan kelahiran Yesus. Kita perlu mendekatkan diri kepada Tuhan dan meninggalkan kehidupan kita yang lama untuk menerima Yesus dan hidup baru di dalam-Nya. Tak hanya itu, kita perlu membagikan sukacita yang kita terima kepada keluarga, teman, dan terutama bagi orang-orang yang tidak berpengharapan agar sukacita itu dapat dirasakan oleh semua umat Tuhan di dunia. Melalui momen Natal ini, diharapkan kita sebagai orang percaya memahami dan dapat menjadikan Tuhan Yesus sebagai satu-satunya pengharapan di tengah masalah atau pergumulan yang kita hadapi.
Comments