IBADAH PERSEKUTUAN BESAR

   Ibadah Persekutuan Besar

23 JULI 2022

Hari, Tanggal : Sabtu, 23 Juli 2022

Waktu : 16.00 WITA

Tempat : Via Zoom Meeting

Pembicara : Pdt. Andrey Thunggal S.Kom., M.Div

Tema :  Doktrin Malaikat

Pelayan :

MC : Yoristia Mispa Buli (PDU '21) 

Pendamping MC : Inesia Ayudita Paloloan (PSIK '18)

Pemerhati : - Marcela Adellin Simanjuntak (PSIK '21)

                   - Angela Monica Ivanne (PSIK '21) 

Operator : Antjelica Frigia M.P (PSIK ’21)





DOKTRIN MALAIKAT

Doktrin tentang malaikat merupakan hal yang penting untuk kita ketahui karena sering kali masih terdapat kesalahpahaman mengenai keberadaan malaikat itu sendiri. Ilmu tentang malaikat (Angelology) adalah cabang teologi yang membahas tentang malaikat. Terdapat berbagai macam teori mengenai malaikat yang disampaikan oleh beberapa ilmuwan, tetapi sebagai orang kristen, sebaiknya kita lebih percaya mengenai teori tentang malaikat yang telah terbukti di dalam Alkitab.

Jika kita memperhatikan beberapa kisah di alkitab, malaikat adalah makhluk yang sering kali menampakkan diri atau menyatakan dirinya kepada manusia. Misalnya, pada kisah Elisa yang berdoa supaya Tuhan membuka mata para bujangnya (agar melihat malaikat yang menyertai mereka), pada kisah Maria Magdalena yang bertemu malaikat di kubur Yesus, dan beberapa kisah penampakan malaikat lainnya.

Secara etimologi, malaikat berasal dari kata Angelos (Yun); Angel (Ing); dan Malak(Ibr). Malaikat adalah makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki peran sebagai pesuruh untuk mewujudkan beberapa kehendak Tuhan. Di dalam Ayub 1:14 dikatakan “datanglah seorang pesuruh kepada Ayub …”. Malaikat juga merupakan sebuah sebutan, dalam hal ini sering kali kita membaca di dalam Alkitab kalimat seperti “Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di …”, dalam kalimat ini artinya kepada pemimpin/pelayan gereja.

Dalam artian biblical, malaikat bukan hanya makhluk bersayap seperti yang sering kali digambarkan oleh manusia. Malahan, sebenarnya wujud dari makhluk supranatural (malaikat) itu tidak bersayap. Misalnya, gambaran dari malaikat gabriel yang tidak bersayap. Jika kita menelusuri lebih dalam, potret awal malaikat yang digambarkan oleh para ilmuwan juga tidak bersayap. Namun, saat ini malaikat sering kali digambarkan bersayap, dengan tujuan untuk menunjukkan keistimewaannya dibanding manusia.

Sifat sifat malaikat itu sendiri adalah sebagai berikut.

  • Ciptaan Allah

  • Makhluk berpribadi (memiliki pikiran, perasaan, dan kehendak)

  • Dapat menyatakan diri kepada manusia

  • Tidak kawin (gendernya tidak diketahui),  “Matius 22:30”

Hierarki malaikat/pangkatnya tidak disebutkan dalam alkitab. Namun, ada beberapa kelompok yang disebutkan, seperti 

  • Kerubim : menjaga sekeliling tahta

  • Serafim : memuji Tuhan di sekitar tahtanya

  • Dan beberapa nama-nama malaikat yang disebutkan : Michael, Gabriel

Terkadang, kita juga mengenal Rafael sebagai nama malaikat, tetapi sebenarnya rafael ini sendiri tidak disebutkan di alkitab.

Malaikat adalah utusan Allah, untuk menyatakan intervensi Ilahi. Artinya, Tuhan menyampaikan firmanNya lewat malaikat, melakukan mujizat tertentu, dan mengerjakan beberapa hal lainnya lewat malaikat. Kadang kala, Tuhan juga menunjukkan diri dalam wujud malaikat (contohnya pada kisah semak duri yang terbakar)

Sebagai orang kristen, sikap yang harus kita miliki terhadap keberadaan malaikat ini yaitu,

  • Kita percaya sejauh apa yang dinyatakan kepada kita

  • Waspada terhadap sinkretisme

  • Kritis terhadap berbagai ajaran spiritualis tanpa membumi

Janganlah berdoa dan meminta Tuhan untuk mendatangkan malaikat untuk menolong kita. Itu adalah ajaran yang membumi. Keliru jika kita mengadopsi ajaran seperti pemahaman akan adanya malaikat penjaga, pelayanan malaikat, minta malaikat menunggu, menjaga rumah, dll. Semua hal ini adalah urusan Tuhan, bukan malaikat.

Doktrin hadir untuk menolong kita semakin dekat dan lebih mengarahkan hati kepada Tuhan, sebagai pencipta segalanya. Jadi, hendaklah kita hanya menyembah dan percaya kepada Tuhan saja, karena malaikat hanyalah makhluk ciptaanNya, yang ditugaskan untuk menyatakan intervensi Ilahi dalam kehidupan kita.


Comments