RETRET PASKAH PMK FK-FKG UNHAS 2022
Tema: Who Am I? Redeemed Identity
Pembicara: Pdt. Petrus Kondorura, S.T, M. Th
Tempat: Bulutana, Malino
Tanggal : 8-10 April 2022
WHO AM I? REDEEMED IDENTITY
Setiap orang terlahir berbeda-beda, bertumbuh, dan mengalami banyak hal yang berbeda secara pribadi dalam kehidupannya masing-masing. Setiap peristiwa dan pengalaman hidup yang kita lalui akan membentuk diri kita dan memberikan identitas pribadi kepada kita. Identitas dapat berupa kepribadian, cerminan diri, maupun persepsi yang orang lain miliki terhadap diri kita. Sebagai umat kristiani yang telah diselamatkan oleh Yesus, kita semua tentu memiliki identitas yang istimewa sebagai anak-anak Tuhan. Namun, belum semua orang menyadari identitas tersebut. Untuk itu, penting bagi kita mengenali dan menghidupi identitas sejati kita sebagai umat yang telah ditebus oleh Allah.
Firman Tuhan di dalam 1 Kor 6:20 menyatakan bahwa sebagai manusia yang telah ditebus, diri kita telah dibeli dan telah lunas dibayar. Tuhan sendirilah yang telah membayar dosa-dosa kita, maka sebagai anakNya, patutlah kita menjaga dan memuliakan Allah dengan Tubuh yang telah lunas dibayar ini. Selanjutnya, di dalam 2 Kor 5:15-17, kita telah dinyatakan sebagai ciptaan baru. Kristus telah mati bagi kita, maka semua orang yang hidup di dalam Kristus akan menjadi ciptaan baru yang hidupnya patut dipersembahkan kepada Kristus. Dengan demikian, setiap kita tidak lagi hidup sendiri karena Kristus telah hidup di dalam diri kita (Gal 2:20), dan setiap kita yang telah diselamatkan memiliki identitas sejati sebagai warga kerajaan Sorga (Fil 3:20).
Setelah mengenali identitas kita sebagai orang yang telah diselamatkan, kita patut untuk mengalami pertumbuhan di dalam identitas kita. Pertumbuhan yang benar akan terjadi di dalam diri kita jika kita mau melakukan hal-hal berikut.
Meninggalkan kebanggan-kebanggaan kita selama ini.
Melepaskan apa yang menjadi kebanggan-kebanggaan kita selama ini.
Melupakan apa yang di belakang.
Mengenal Tuhan melalui kuasa kebangkitan-Nya (menjadi serupa dengan Yesus).
Memiliki waktu khusus bersama Yesus
Berdoa dan membaca alkitab
Mempraktikkan apa yang telah dipelajari
Mengejar panggilan sorgawi.
Jika kita setia melakukan hal-hal ini, percayalah bahwa hari demi hari kita akan bertumbuh dalam identitas kita yang sejati sesuai dengan ketetapan Allah.
Mengalami pertumbuhan yang benar akan membawa kita dalam kehidupan yang benar pula. Hidup dengan identitas yang kita miliki memang terdengar mudah, tetapi kita juga harus waspada dan tidak boleh lalai dengan segala keinginan daging yang timbul dalam diri kita. Cara yang benar untuk menghidupi identitas sejati kita adalah sebagai berikut.
Cari dan pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Sebab kamu telah mati terhadap dosa, matikanlah dirimu dalam segala sesuatu yang duniawi.
Buanglah kebiasaan marah, geram, tindak kejahatan, fitnah, dan perkataan kotor dari mulutmu.
Janganlah saling mendustai karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya.
Kenakan identitas sebagai manusia baru yang terus menerus diperbaharui untuk mengetahui pengetahuan yang benar menurut gambar KhalikNya.
Setiap kita sebagai anak Allah hidup dengan kepribadian kita masing-masing meskipun kita memiliki identitas sejati yang sama dari Tuhan. Melalui perbedaan yang kita miliki, hiduplah dengan kasih yang tulus satu dengan yang lain, sama seperti kasih Tuhan yang begitu besar dalam kehidupan kita. Dalam setiap peristiwa hidup yang kita alami, usahakanlah yang terbaik dan perbuatlah segala sesuatu di dalam nama Tuhan Yesus dengan segenap hati kita. Mengucap syukurlah untuk setiap hal yang Tuhan izinkan untuk terjadi dalam kehidupan kita dan pertahankanlah identitas sejati dari Kristus di dalam kehidupanMu. Selamat Paskah, kiranya kemenangan Allah yang sejati terus hidup di dalam diri kita.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Comments