Ibadah Persekutuan Besar 12 Juni 2021
Tema : My Role In Christian Family
MC : Cindy Marcela (PDU'20)
Pembicara : Pdt. Viola Djadi, M.Th
Operator : Ulfa Desianti Liding (PSKH'19)
Pemerhati : 1. Lidia Jamal (FKG'20)
2. Andrew Christian Mantong (Fisio'20)
Resume “My Role in Christian Family”
Keluarga adalah dua atau lebih
individu yang tergabung dalam satu rumah tangga, umumnya anggota keluarga inti
terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak. Jika kita melihat arti dan makna
keluarga berdasarkan pemahaman orang percaya, maka keluarga adalah persekutuan
yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak - anak yang percaya dan menerima Yesus
Kristus. Keluarga Kristen dibangun dengan Yesus Kristus sebagai dasar dan
teladan di dalam kehidupan
sehari-hari. Selain itu keluarga
Kristen bertanggung jawab untuk menjadi
rekan sekerja Allah dalam mengelola apa yang telah Tuhan percayakan kepada
manusia.
Di dalam keluarga, setiap
anggota memiliki peran yang berbeda-beda. Di dalam keluarga Kristen, orangtua
memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak berdasarkan ajaran Kristen, dalam
hal ini keluarga menjadi wadah bagi seorang anak untuk mengenal Tuhan pertama kali. Selain itu tidak cukup
sampai mengenalkan saja, setiap orangtua juga wajib untuk membentuk karakter
anak melalu didikan agar kemudian tercipta karakter seorang anak yang takut
akan Tuhan. Tak hanya orangtua saja, kita sebagai anak-anak juga memiliki peran
yang penting di dalam keluarga. Sebagai seorang anak, kita wajib untuk
menghormati dan taat kepada orangtua kita seperti yang tertulis di dalam kitab
Keluaran 20:12. Kita juga harus menjadi pembawa berkat dan damai di dalam
keluarga kita melalui tindakan-tindakan kita setiap saat.
Dalam mengerjakan peran kita
terkadang kita diperhadapkan dengan tantangan yang menyebabkan kita gagal di
dalam mengerjakan tantangan itu. Setiap keluarga tentunya memiliki tantangan
yang berbeda-beda, bahkan dalam satu keluarga mungkin saja tiap pribadi
memiliki tantangan yang berbeda ketika hendak menjalankan perannya. Kepahitan
di masa lalu seperti pola asuh yang
salah, perceraian, pertengkaran atau perkelahian di dalam keluarga, atau
hal-hal traumatis di masa lalu dapat berujung pada dendam di dalam keluarga.
Tak hanya dari masa lalu, ada banyak pula tantangan yang terjadi di masa
sekarang contohnya ego, hal-hal duniawi seperti
materi, hingga pergaulan dan media sosial dapat menjadi tantangan di
dalam keluarga.
Di dalam keluarga kita, kita
perlu mengetahui bagaimana cara agar kita mampu menjalankan peran kita dan
bertanggung jawab atas peran tersebut. Hal pertama yang harus kita ingat ialah
kita perlu mengenal pribadi Yesus Kristus beserta kehendak-Nya kemudian kita
minta Tuhan untuk tinggal di dalam hati kita agar kita dapat bertumbuh dan
berbuah di dalam Dia. Kita juga perlu untuk menanamkan kasih bagi setiap
anggota keluarga, dengan kasih kita dapat saling memaafkan, mengampuni bahkan
menegur ketika ada keluarga kita yang berbuat salah. Kemudian yang terakhir
perlu kita ingat bahwa keluarga kita lebih utama dari hal-hal duniawi. Dengan
selalu menerapkan hal-halini, kita dapat mengerjakan peran kita dengan baik. Bahkan ketika kita diperhadapkan
dengan tantangan-tantangan seperti di atas, kita akan mampu mengatasinya dan
terus membina keluarga seturut kehendak Tuhan.




Comments