IBADAH PERSEKUTUAN BESAR

 Ibadah Persekutuan Besar (22 Mei 2021)

Tema            : "Christian Worldview: What's Wrong Around Us?"
Pembicara   : Jecky Pelupessy, S.T.
MC               : Inrianti Tangkeallo (PSIK'20)
Operator     : Harsely Trivosa (Fisio'20)
Pemerhati   - Gabriella Putri (PDU'18)
                      - Fiona Veronica (FKG'19)






RESUME PB

Christian Worldview: What’s wrong around us?

              Dalam menjalani kehidupan kita, tentu ada banyak isu-isu yang telah kita temui. Ketika mendengar atau diperhadapkan dengan suatu isu atau permasalahan, tentu setiap kita memiliki cara pandang yang akan mempengaruhi nilai-nilai hidup bahkan tindakan kita. Terkadang cara pandang kita terhadap isu di sekitar kita mungkin tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Benar atau salah, baik atau buruk, nyata atau semu, hanya dipengaruhi oleh diri kita sendiri atau lebih buruknya lagi kita sekedar mengikuti pandangan duniawi dan pandangan orang banyak.

              Sebagai orang Kristen, seharusnya kita memiliki cara pandang yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Cara pandang itu ialah “Christian Worldview”. Berdasarkan arti katanya, worldview adalah kerangka berpikir atau kacamata untuk melihat segala sesuatu. Worldview menentukan nilai-nilai yang mendasari persepsi seseorang dan selanjutnya akan mempengaruhi sikap serta tindakan orang tersebut. Bagi kita orang Kristen, worldviewnya didasarkan pada alkitab (Blibical worldview). Cara pandang kita, arah pemikiran, bahkan tindakan kitta harus bertumpu pada alkitab yang adalah firman Tuhan.

              Ada begitu banyak isu-isu yang kita lihat atau kita dengar di luar sana, contohnya isu terkait kerusakan lingkungan, ancaman nuklir, peperangan, masalah kemiskinan, masalah dalam rumah tangga seperti perceraian, aborsi, bahkan kadang isu-isu terkait kepercayaan juga sering marak dibicarakan. Banyak orang di luar sana yang memandang isu-isu tersebut dengan mengambil kesimpulan berdasarkan pemikiran mereka sendiri. Mereka menghakimi, mengomentari, atau bahkan membuat memperkeruh keadaan. Tetapi kita sebagai orang Kristen tidak melakukan hal yang demikian, kembali lagi kita harus membangun dan membentuk cara pandang terkait isu-isu tersebut berdasarkan Blibical Worldview. Dengan begitu, kita dapat melihat segala sesuatu secara komprehensif dan utuh dari sudut pandang Allah.

              Dalam membangun Christian WorldviewI  tentu tidak dapat dilakukan begitu saja. Kita perlu melakukan langkah-langkah yaitu: hidup baru di dalam Kristus; mempunyai basic knowledge (mengetahuis isi alkitab dan dasar-dasar iman Kristen); mempunyai basic tools (skill untuk menafsirkan isi alkitab melalui PA); mempunyai basic discipline (melalui rajin membaca alkitab, PA, dan melakukan refleksi); memiliki support (mendapat dukungan dari sahabat, mentor, maupun persekutuan); dan yang terakhir berinteraksi dengan dunia luar (melalui buku bacaan, dskusi, dan pergaulan sehari-hari).

              Firman Tuhan dari 2 Timotius 1:13 berkata “Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam uman dan kasih dalam Kristus Yesus”. Penting bagi kita  untuk tidak sekedar mengetahui apa itu Christian Worldview atau Blibical Worldview melainkan bagaimana itu memengaruhi pikiran hingga pandangan kita khususnya dalam melihat isu-isu di sekitar kita dan menjadikannya tumpuan untuk memandang segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita.

Comments