Ibadah Persekutuan Besar
Tanggal : 01 Mei 2021
Tema : Be Holy
Tempat : Rumah masing-masing (via zoom)
MC : Yanne C. Lewerissa (PSIK'20)
Pembicara : Pdt. Lidya Kambo Tandirerung, S.Th., M.A., M.Th.
RESUME BE HOLY
Kekudusan adalah hal yang tidak asing kita dengar khususnya bagi kita umat Kristen. Namun, sudahkah kita benar-benar mengetahui arti dari kekudusan? Menurut bahasa Ibrani, ‘Kudus’ artinya memisahkan diri, menjadi kudus, menguduskan (diri sendiri). Kekudusan dalam hal ini berarti memisahkan diri dari segala hal yang dapat menajiskan diri. Oleh karena perintah untuk menjaga kekudusan hidup adalah perintah Allah kepada semua umat yang dikasihi-Nya, maka kita wajib untuk menjaga kekudusan hidup kita seperti yang tertulis di dalam 1 Petrus 1:16 “Sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus”.
Salah satu cara untuk mempresentasikan diri kita sebagai anak-anak Allah ialah dengan menjaga kekudusan hidup kita. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa seringkali kita gagal menjaga kekudusan hidup kita oleh karena godaan-godaan duniawi yang menyebabkan kita terus jatuh bangun di dalam dosa. Oleh sebab itu, sangat penting bagi kita untuk mengingat kekudusan sesuai firman Tuhan, memperkuat kontrol terhadap diri sendiri agar tidak jatuh ke dalam dosa, dan percaya kepada keselamatan sebagai karunia yang akan diterima dari Tuhan Yesus.
Jika kita melihat dari sisi Alkitab, ada banyak contoh tokoh yang memiliki cerita dalam menjaga kekudusan hidupnya. Yosua di zaman perjanjian lama memberikan contoh kekudusan melalui kepemimpinannya terhadap bangsa Israel. Dia memberikan teladan untuk bagi orang Israel agar terus beribadah kepada Tuhan dan menjaga kekudusan hidup dengan tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh Tuhan. Sementara itu, jika ditilik dari perjanjian baru seorang yang hidup kudus ialah orang-orang yang telah menyangkal diri-Nya, memikul salib, mengikut Kristus dan dalam kehidupannya senantiasa memperlihat kan buah-buah Roh.
Dalam kehidupan kita sendiri, khususnya sebagai mahasiswa Kristen, sudahkah kita menjaga kekudusan hidup kita? Ketika kita diperhadapkan terhadap tantangan-tantangan, mampukah kita untuk tidak jatuh ke dalam dosa? Mungkin, sebagian dari kita masih ada yang sering lalai dalam menjaga kekudusan hidup. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk mengingat cara-cara menjaga kekudusan hidup, yaitu dengan menjaganya sesuai dengan firman Tuhan, mencari Tuhan dengan segenap hati dan menghidupi janji Tuhan di dalam hidup kita. Dengan begitu, Tuhan kita yang maha pengampun akan memberi buah pertobatan yang permanen dan memampukan kita untuk menangkal ketidak kudusan yang ditawarkan oleh dunia.





Comments