IBADAH PERSEKUTUAN BESAR

"Multiculturism"


Tanggal : 22 Agustus 2020

Tema PB : Multiculturism

Tempat PB : Rumah Masing-Masing Via Zoom

Pembicara
Pdt. I Nyoman Djepun, M.Th.

MC
Milleni P. Tumonglo (PDU'18)

Pemerhati
Oktrestu Dwi Putra (PSKH'18)
Rachel Gloria Shiakina (PSKH'18)



RESUME

Di negara kita Indonesia, terdiri dari beragam daerah, suku bahkan budaya. Menjadi sebuah keunikan dari negara kita yang bersatu dalam keberagaman budaya dari masing-masing daerah. Bahkan, di persekutuan kitapun terdiri dari berbagai daerah dan budaya. Namun perbedan tersebut sebaiknya tidak menjadikan perpecahan di antara kita. Sangat penting menghargai perbedaan yang ada, mengapa? Mari kita analogikan perbedaan itu seperti pelangi, pelangi terdiri dari berbagai warna namun berada pada garis yang sama, perbedaan warna itu menghasilkan perpaduan yang indah. Begitu pula dengan kita, walaupun kita berbeda tetapi ada maksud Tuhan di balik itu. Melalui perbedaan itu baiklah kita menjadi satu di dalam Kristus untuk kemuliaan nama-Nya agar orang lain yang belum mengenal Kristus dapat percaya kepada-Nya. Maka dari itu penting bagi kita untuk menghargai perbedaan budaya namun tidak kehilangan identitas budaya kita.
Menghargai budaya lain tentulah tidak mudah, namun kita dapat belajar perlahan-lahan. Cara kita menyikapi perbedaan budaya yaitu yang pertama kita tidak perlu untuk menghindari ego diri sendiri, akan lebih baik apabila kita belajar untuk tidak egois terhadap sesama kita. Yang kedua yaitu hendaklah kita rendah hati, menganggap orang lain lebih utama dari diri kita sendiri. Yang ketiga yaitu jangan fokus terhadap diri sendiri, kita juga harus memperhatikan orang yang ada di sekitar kita. Dan yang terakhir sabar menghadapi perbedaan yang dimiliki oleh orang lain.
Alkitab sendiri menggambarkan bagaimana seharusnya kita saling hidup bersama di dalam perbedaan. Jemaat di Filipi memiliki latar belakang yang berbeda-beda, terdapat orang Yahudi maupun bukan Yahudi. Namun, melalui suratnya Rasul Paulus memberikan nasihat kepada jemaat di Filipi supaya bersatu dan merendahkan diri seperti Kritus. Oleh karena itu biarlah perbedaan yang ada tidak menjadikan kita terpecah belah namun menjadikan kita bersatu agar setiap orang yang melihat mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Amin.

Comments