"Be Fruitful"
Tanggal : 18 Juli 2020
Tema PB : Be fruitful
Tempat PB : Rumah Masing-Masing Via Google Meet
Pembicara
Budianto Napoh SE, M.AkMC
Septrina Kurniatika (PDU'18)
Pemerhati
Elein Datu S. (PDU'18)
Gabriella Putri (PDU'18)
RESUME
Sebagai orang
percaya, kehidupan rohani kita haruslah bertumbuh. Bukan hanya sekedar
bertumbuh, tetapi haruslah kita menghasilkan buah yang lebat. Dalam Yohanes
15:1-8, di sana menceritakan tentang pokok anggur yang benar. Dalam proses
berbuah, ranting tidak dapat meninggalkan pokoknya. Berbuah berarti kita
melekat pada pokok anggur yang mana pokok anggur tersebut adalah Allah itu
sendiri. Bukan sekedar berbuah, tetapi Allah menantikan kita untuk berbuah
banyak sehingga melalui buah tersebut Bapa dipermuliakan. Ketika kita berbuah,
kita mencerminkan kehidupan sebagai murid Kristus. Dapat diketahui ciri-ciri
berbuah adalah buah tersebut mencerminkan pokok anggurnya. Karena Pokok Anggur
kita adalah Allah, maka kehidupan kita haruslah mencerminkan sifat Allah, sehingga
apa yang kita perbuat haruslah sesuai dengan firman-Nya.
Agar kita bisa
berbuah, kita harus tinggal dalam Yesus sebagai pokok anggur yang benar. Kita
bisa berbuah hanya ketika kita tinggal di dalam Tuhan, dan Tuhan di dalam kita.
Dalam proses untuk bisa berbuah hambatan yang bisa menghalangi yaitu ketika
kita menjadikan diri sendiri sebagai pokok anggur, tidak menjadikan Yesus
sebagai pokok anggur meskipun memiliki identitas Kristen. Ranting hanya bisa
berbuah ketika melekat pada pokok yang benar.
Yesus adalah
teladan sempurna bagi kita untuk bisa hidup berbuah. Dimana Yesus masih
membasuh kaki murid-murid-Nya meskipun Ia sudah tahu bahwa akan ada murid-Nya
yang akan menghianati-Nya. Dalam pelayanan-Nya, Yesus tidak memilih-milih orang
yang akan dilayani, sebaliknya Dia menunjukkan bagaimana mengasihi yang sesungguhnya.


Comments