IBADAH PERSEKUTUAN BESAR

"Stay Obedient"

Tanggal : 2 Mei 2020

Tema PB : Stay Obedient

Tempat PB : Rumah Masing-Masing Via Google Meet

Pembicara
Pdt. Robert Sokoy

MC
Rachel Gloria S. (PSKH'18)

Pemerhati
Angela M. Lambe (Fisio'18)
Rio K. Bandu (PDU'18)
Helena Christy (PSIK'19)





     RESUME:


Ketaatan tidak dapat dilepaskan dari iman. Ketaatan adalah bagian atau bukti dari iman. Ketaatan  adalah bagaimana kita mau mendengar memahami dan melakukan kehendak Allah di dalam hidup kita. Allah sudah menebus hidup kita dengan darah-Nya dan memberikan jaminan keselamatan pada kita, sudah sepatutnya kita taat kepada Dia dalam segala keadaan, saat keadaan senang maupun keadaan tersulit sekalipun.
            Penting bagi kita untuk tetap taat di segala situasi karena ketaatan merupakan identitas diri kita sebagai anak Allah. Karena kita dipilih menjadi murid-murid Kristus, maka kita dipilih untuk taat kepada-Nya. Seperti yang dikatakan pada 1 Petrus 1:2, “yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kirana kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.” Selain itu penting bagi kita untuk taat karena kita telah menerima anugerah keselamatan dari Allah. Penting bagi kita untuk taat karena ada beberapa janji yang memerlukan kita untuk taat.
            Tidak jarang di masa sulit seperti saat ini kita sering kali tidak taat kepada Tuhan. Sering kali kita melupakan waktu pribadi kita dengan Tuhan karena terlalu berfokus dengan kesulitan yang kita alami. Oleh karena itu kita harus mendorong diri kita untuk membangun hubungan pribadi kita ddengan Allah. Berdoa meminta penyertaan Roh Kudus untuk mengingatkan dan membimbing kita.
            Terdapat beberapa tokoh Alkitab yang bisa kita teladani dalam hal ketaatan. Yang pertama Nuh, Nuh tetap taat mengikuti perintah Tuhan untuk membangun bahtera walaupun saat itu orang-orang di sekitarnya mengejek dan meremehkannya, tetapi karena ketaatannya itu ia dan keluarganya selamat dari air bah. Tokoh lain yang dapat diteladani yaitu Abraham, ia menaati Allah untuk mengorbankan Ishak, karena ketaatannya Tuhan menjadikan keturunannya banyak seperti bintang di langit dan pasir di pantai. Dari tokoh-tokoh tersebut kita dapat belajar bahwa ketaatan merupakan bagian dari iman. Sudah seharusnya kita tetap taat di segala situasi, terlebih dengan keadaan kita saat ini penting sekali bagi kita untuk tetap belajar taat karena kita percaya bahwa Allah selalu menyertai kita sampai pada kesudahan. Amin.

Comments