IBADAH
PB
" Breaking The Chain of Sin "
Tanggal : 07 September 2019
Tema PB : Breaking The Chain of Sin
Tempat PB : Bukit Khatulistiwa Blok M. No. 23(Rumah Kak Ela-PDU'14)
Pembicara
MC
Yunda Yeci (PSIK' 16)
Singers
Dhea Hera Rantetasak (PSIKOLOGI’ 18)
Nirwana Paluruan (PSIK'18)Pemusik
- Gitaris
Millia Biang (FISIO'16) & Megatriani Matandung (FKG'17)
- Cajonis
Mexi Meisor Tangalayuk (PSIKOLOGI'18)
Pemerhati
Oktrestu Dwi Putra Yusuf (PSKH'18)
Helina Romelia (PSIK'18)
Adinda Permata Linggi (PSIK'18)
DOSA, Apakah arti dari dosa itu ? Dosa berasal dari kata Hamartia yang adalah tidak tepat pada sararan, meleset atau bahkan tidak sesuai. Bahwa perbuatan yang kita lakukan tidak sesuai dengan yang Tuhan kehendaki.
Bukankah kita adalah pengikut Kristus? Namun, mengapa kita masih sering jatuh dalam dosa, bahkan senang berada dalam dosa ? Tahukah kita, apa akibat bila kita tidak meninggalkan dosa itu ? Sudah jelas dalam Roma 6 : 23, dikatakan bahwa upah dosa ialah maut! Menikmati dosa dalam dunia ini, memang sangat menyenangkan. Pornografi, Seks bebas, Narkoba, dan masih banyak lagi, merupakan suatu hal yang sangat mampu membuat kita berenang-renang dalam dosa, tapi tidak takutkah kita akan akibat dosa itu ?.
Tentu banyak hal yang membuat kita sering jatuh dalam dosa, jelas dikatakan dalam Galatia 6, tentang kedagingan, hawa dan nafsu duniawi yang sangat menggoda kita, untuk tidak mengikuti kehendak Tuhan dalam hidup kita. Mulai dari pecabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora, dan sebagainya. Terlepas dari hal demikian perlu untuk kita memperhatikan dengan siapa kita bergaul sehari-hari, dengan siapa kita bercakap dalam sehari-hari.
Mari, tinggalkan dosa itu. Mari, gumulkan setiap dosa secara pribadi, bawa kepada Tuhan, nyatakanlah setiap dosa yang telah kita lakukan, karena hanya Tuhan yang mampu melepaskan kita dari dosa. Tegaslah! Terhadap dosa kita sendiri, jangan mau diperhamba, diperbudak, diinjak oleh dosa kita sendiri! Karena kita adalah ciptaan baru, nyata dikatakan pada 2 Korintus 5 : 17. Untuk itu, perlulah untuk kita berkomitmen, mendengarkan suara Tuhan melalui firman-Nya setiap hari, janganlah kita menjauhi ibadah dan persekutuan rohani, yang mampu membuat kita tetap bertumbuh dan berbuah dan janganlah sembunyikan dosa kita di hadapan Tuhan.

Comments