IBADAH NATAL PMK FK-FKG UNHAS
Tanggal : 15 Desember 2018
Pembicara : dr. Simon Tarigan Sp. THT M.Th
Tempat : GKY MAKASSAR
Pelayan
MC : Deby Sepang Pabuntang (PDU’17) & Giovanni Felicityana P. M. (PDU’17)
WL : Michelle A. Pasambe (FKG’17)
Singers : Jennifer Sierra Saino (PDU’18), Egghy Yosiana Sirappa (PSIK’18) & Helina Romelia (PSIK’18)
Pemusik :
- Gitaris : Enrico Siahaan (FKG’18)
- Bassis : Hizkia Siahaan (PDU’15)
- Keyboardis : Adrian Hosea (PDU’17) & Kezia Kurnia (PDU’18)
- Bassis : Hizkia Siahaan (PDU’15)
- Keyboardis : Adrian Hosea (PDU’17) & Kezia Kurnia (PDU’18)
- Cajonis : Aldy Christian Vebrysa (PDU’18)
Choirs :
Elein Datu Seru (PDU’18)
Gabriella P. Anugerah (PDU’18)
Irene A. Mantong (PDU’18)
Milleni Pulo Tumonglo (PDU’18)
Septria Kurniartika (PDU’18)
Indah Permata S. K. (PSIK’18)
Aprilia Renata S. (PSIK’18)
Windi N. Winarta (PSIKOLOGI’18)
Ivena Marella Faustin (FKG’18)
Femmy Gelia (PSKH’18)
Rachel Gloria Shiakina (PSKH’18)
Anastasya F. Sirenden (FISIO’18)
Violin Fricilia (FISIO’18)
- Penari : Fedelia Setiawati (FKG’16), Naya Nelwan (PSIKOLOGI’17), Angela Melianti L. (FISIO’18) &
Choirs :
Elein Datu Seru (PDU’18)
Gabriella P. Anugerah (PDU’18)
Irene A. Mantong (PDU’18)
Milleni Pulo Tumonglo (PDU’18)
Septria Kurniartika (PDU’18)
Indah Permata S. K. (PSIK’18)
Aprilia Renata S. (PSIK’18)
Windi N. Winarta (PSIKOLOGI’18)
Ivena Marella Faustin (FKG’18)
Femmy Gelia (PSKH’18)
Rachel Gloria Shiakina (PSKH’18)
Anastasya F. Sirenden (FISIO’18)
Violin Fricilia (FISIO’18)
Musikalisasi Puisi :
- Pembaca Puisi : Deby V. Djamal (FKG’16) - Penari : Fedelia Setiawati (FKG’16), Naya Nelwan (PSIKOLOGI’17), Angela Melianti L. (FISIO’18) &
Hillery Torar (FKG’18)
- Solois : Mayang E. Tangkeallo (PDU’18)
Drama :
Emasari Kallang (PDU’18)
Mitchell Alan M.P (PDU’18)
Anugrah Pratama (PDU’18)
Vicka Urenza Talebong (PDU’18)
Cindy Kriwangko (pdu’18)
Yemima P. (PDU’18)
Lilian Stella P. (PDU’18)
Asyuni Pongtiku (PDU’18)
Kevin Pipang Patasik (PDU’18)
Kezia Agave (PDU’18)
Juan Felix (PSIKOLOGI’18)
Mexi (PSIKOLOGI’18)
Inesia Ayudita Paloloan (PSIK’18)
Jessica Irene Putri (PSIK18)
Antiza Purnama (PSIK’18)
Imelda Olviana (PSIK’18)
Dinda Semuel (PSIK’18)
Pemerhati :
Gracia Inriya (PDU’15)
Penny Eden Palinggi (PDU’15)
Mersi Samba Bura (PSIK’15)
Vinensia Veren M. (PSIK’15)
Natalya Toding Padang (FISIO’15)
Imelda Pongsamma (FKG’16)
- Solois : Mayang E. Tangkeallo (PDU’18)
Drama :
Emasari Kallang (PDU’18)
Mitchell Alan M.P (PDU’18)
Anugrah Pratama (PDU’18)
Vicka Urenza Talebong (PDU’18)
Cindy Kriwangko (pdu’18)
Yemima P. (PDU’18)
Lilian Stella P. (PDU’18)
Asyuni Pongtiku (PDU’18)
Kevin Pipang Patasik (PDU’18)
Kezia Agave (PDU’18)
Juan Felix (PSIKOLOGI’18)
Mexi (PSIKOLOGI’18)
Inesia Ayudita Paloloan (PSIK’18)
Jessica Irene Putri (PSIK18)
Antiza Purnama (PSIK’18)
Imelda Olviana (PSIK’18)
Dinda Semuel (PSIK’18)
Pemerhati :
Gracia Inriya (PDU’15)
Penny Eden Palinggi (PDU’15)
Mersi Samba Bura (PSIK’15)
Vinensia Veren M. (PSIK’15)
Natalya Toding Padang (FISIO’15)
Imelda Pongsamma (FKG’16)
" THE SHEEP : THROUGH THE DEEP OCEAN "
Ayat : Mazmur 107 :23-24
Ada orang-orang mengarungi laut dengan kapal-kapal, yang melakukan
perdagangan dilautan luas; mereka melihat pekerjaan-pekerjaan TUHAN dengan
perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di tempat yang dalam.
Yesus
Kristus datang kedalam dunia ntuk memberikan kita pengharapan. Kelahiran-Nya
membawa terang dalam kehidupan kita. Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya atas
kita dan kelahiran-Nya sebagai awal
keselamatan bagi kita. Keselamata dan
kasih yang kita telah peroleh adari Allah hendaknya kita bagikan dengan
orang-orang disekitar kita sehingga orang yang melihat turut merasakan kasih
dan anugerah Tuhan dalam Hidup-nya.
Banyak
Hal yang dapat kita lakukan untuk dapat menyatakan kasih Allah dalam kehidupan
kita namun itu tidaklah muda, kita harus memiliki hubungan yang erat terlebih
dahulu dngan Tuhan, melakukan hal-hal yang dikehendaki Tuhan, tekun dan
bersungguh-sungguh dalam pekerjaan-Nya. Dengan melakukan hal yang dikehendaki
Tuhan kita telah menyatakan kemuliaan Allah dalam diri kita. Namun, dalam
perjalanan kehidupan kita sebagai anak-anak Allah untuk menjangkau jiwa-jiwa yang belum
mendengar kabar keselamatan sungguh banyak tantangan yang harus kita hadapi.
Sebesar dan seberat apapun tantangan yang ada jika kita yakin dan percaya Tuhan
akan memampukan kita untuk melaluinya karena apa yang kita lakukan adalah
pekerjaan Tuhan dan Tuhanlah yang berperkara atasnya dan tantangan-tantangan
tersebut ialah pengajaran-pengaaran dan proses pengenalan kita akan Tuhan.
Kehidupan
seorang kristen dalam membagikan dan menjangkau jiwa yang belum mengenal dan
menerima kabar keselamatan dapat diumpamakan sebagai sebuah kapal yang
mengarungi lautan yang dalam, semakin dalam dan jauh kapal berlayar semakin
keras ombak dan angin menerjang. Semakin jauh dan smakin tekun kita
memberitakan kabar keselamatan semakin banyak tantangan yang akan kita hadapi
namun dengan ketekunan usaha kita tidak akan sia-sia. Memenangkan jiwa dan
mengenalkan Kristus kepada orang-orang yag belum mengenal Kristus merupakan hal
yang luar biasa untuk menyenangkan hati Tuhan.
Dalam
Lukas 5 : 4 firman Tuhan berkata kepada Simon ”Bertolaklah ketempat yang dalam
dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan”. Simon menuruti perintah Tuhan
untuk bertolak ke tempat yang dalam dan mendapat sejumlah besar ikan sehingga
jalahnya pun mulai koyak. Kisah Simon
dalam kitab Lukas ini menjadi contoh dalam kehidupan kita bahwa jika kita setia
melakukan kehendak Tuahan kita akan mendapatkan berkat luar biasa bahkan yang
tidak terfikirkan sebelumnya karena melakukan perintah Tuhan sama dengan
melakukan pekerjaan Tuhan dan Tuhan tidak akan membiarkan pekerjanya terjatuh
meski banyak tantangan yang dihadapi.
Hal
yang sering membuat kita takut untuk membagikan kabar sukacita kepada sesama
kita karen kita kurang percaya, kita khawatir dan takut mengambil resiko. Kita
adalah kapal Kristus yang penuh dengan perkakas yang harus kita bagikan dengan
orang-orang yang belum memiliki perkakas kristus. Oleh karena itu bagikanlah
keselamatan yang telah kita dapatkan dari
Yesus Kristus agar semakin banyak jiwa yang mengenal dan mengaku bahwa
Yesus adalah Putra Batal Sang Juru Selamat kita.
Comments