Ibadah PB " Intercessory Prayer "
Tanggal : 18 Agustus 2018
Tema PB : Intercessory Prayer
Pembicara : Kak Jecky Pelupessi
Tempat PB : Samping Danau Unhas
Pelayan
MC : Trianta Glecia (FKG'17)
Singers : Ade Ariyanti B. (PDU'17)
Cristopel T. (PSKH'16)
Eldwin T. (PDU'17)
Helga M. (PDU'17)
Pemusik
- Gitaris : Novita Hasmiati (FKG'16) & Yunda Yeci (PSIK'16)
Pemerhati : Aton Prasetya S. (PDU'16) & Anugra Tenri J. T. (PDU'16)
Resume
Berdoa adalah
hal yang sangat penting untuk kita lakukan dalam setiap kehidupan kita. Berdoa
adalah cara kita membangun relasi kita dengan Allah dalam kehidupan kita. Kita
dapat bertumbuh melalui doa kita kepada Tuhan dan doa merupakan wadah kita
untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Berdoa sama dengan membuka hati kita kepada
Tuhan dan saat kita berdoa hubungan
kedekatan kita dengan Tuhan semakin terbangun, tetapi dalam kehidupan kita
seringkali kita hanya mendoakan pribadi kita sendiri, dan jarang berdoa untuk orang-orang
di sekeliling kita. Berdoa syafaat adalah suatu keharusan untuk kita lakukan
dan merupakan sebuah kewajiban untuk kita mendoakan Negara, bangsa dan
orang-orang yang ada di sekeliling kita, karena Yesus sendiri yang mengajarkan
kita akan hal itu untuk mendoakan orang-orang yang ada di sekitar kita. Membuka
hati untuk membangun relasi dengan Bapa, ketulusan, konsentrasi, rendah hati,
memandang Allah sebagai Bapa,
menghormati Allah, mengampuni dan menghargai orang lain adalah sikap
berdoa yang benar dihadapan Allah. Cara menumbuhkan kehidupan berdoa syafaat
dapat dilakukan dengan cara mempunyai kedisiplinan, tidak jemu-jemu dalam
berdoa, selalu konsisten, tekun, berdoa dengan iman, taat pada kehendak Tuhan,
selalu fokus pada Dia, bertahan dalam berbagai tantangan, selalu percaya dan
menyerahkan hidup dan kehidupan kita kepada Tuhan. Dalam berdoa syafaat tidak
dapat kita pungkiri bahwa banyak tantangan yang dapat menghambat kita yaitu kemalasan yang berasal dari diri sendiri, lingkungan (kenyamanan
kita), dan iblis sendiri dapat menjadi tantangan dalam berdoa syafaat.

Comments