Ibadah PB " Healing : Biblical & Medical "


Tanggal : 31 Maret 2018

Tema PB : Healing : Biblical & Medical

Pembicara : Pdt. dr. Simon Tarigan, Sp. THT-KL

Tempat PB : Jl. Prof. Dr. Mattulada, Perdos Unhas Blok O No. 5, Tamalanrea (Rumah Ami Psikologi'15)

Pelayan

MC : Nelvi A. Horansil (PDU'16)

Singers : Ade A. Batti (PDU'17)
               Deby S. Pabuntang (PDU'17)
               Selyn D. Matasik (PDU'17)          

Pemusik
- Cajonis : William C. Papendang (PDU'16)
- Gitaris : Fitri J. La'biran (PDU'17)
- Keyboardis : Irvin N. Lusikooy (PDU'15)

Pendamping MC:
Chatrin P. Pongsapan (Fisio'14)

Pendamping Pemusik
Hansen T. (FKG'05)


Pemerhati : -



Resume:

Healing: Biblical  and Medical
Markus 3 : 7 – 12

Dalam kehidupan kita sebagai umat percaya, tentu kita yakin dan aminkan bahwa Tuhan bekerja dalam setiap aspek kehidupan kita. Apapun yang kita alami, Tuhan turut campur tangan di dalamnya. Sama halnya ketika seseorang dalam kelemahan tubuh, dia percaya bahwa Tuhan akan bekerja dan menyembuhkan hidupnya.

Namun, masih ada begitu banyak yang keliru menanggapi penyembuhan itu sendiri. Ada yang hanya mengandalkan kuasa doa saja, tanpa mau mencari pengobatan medis karena menganggap bahwa Tuhan berkuasa atas semuanya, maka dengan berdoapun pasti akan mengalami kesembuhan. Ada juga yang beranggapan bahwa lebih penting untuk mencari pertolongan tenaga medis saja, karena hasilnya lebih nyata terlihat. Bahkan merasa tidak memerlukan pertolongan Tuhan.

Mari melihat, bagaimanakah penyembuhan dari pandangan Alkitab dan dari pandangan medis itu? Jika kita lihat dalam Alkitab, bahwa Yesus kerap melakukan penyembuhan dalam perjalanan-Nya memberitakan injil. Tuhan menyembuhkan tidak hanya secara fisik tetapi juga rohani dari orang-orang yang datang kepada-Nya. Ketika kita percaya dan berserah, kuasa-Nya yang luar biasa dinyatakan atas umat-Nya. Sementara menurut pandangan medis sendiri, penyembuhan dilakukan secara fisik melalui tindakan perawatan yang diberikan. Adapun tindakan-tindakan tersebut dapat meliputi, anamnesa, diagnosis, perawatan, serta memberi dukungan dan semangat.

Nah, sebagai seorang Kristen, bagaimanakah seharusnya kita bersikap terhadap penyembuhan yang sesungguhnya? Tentu cara kita dalam menyikapi penyembuhan sesungguhnya yaitu dengan berhikmat, meminta pertolongan dan tuntunan Tuhan, serta menyetarakan antara iman, akal budi, dan kebijaksanaan. Tetaplah berdoa dan berusaha, jangan hanya berdoa saja tanpa ada usaha ataupun hanya mengandalkan pertolongan medis tanpa memohon pertolongan Tuhan. Kita harus yakin bahwa Tuhan berkuasa atas hidup kita, Ia turut bekerja dalam kesembuhan kita melalui perawatan medis dan ketika kita sungguh mau berserah kepada Dia.
Tuhan Yesus memberkati. Amin


Comments