Dari: Sdri. Iin Nensi Mendo T. (PDU'13)
"Melakukan
Kehendak Bapa"
(Matius 21:28-32)
Dari
bacaan firman Tuhan ini dikisahkan ada dua orang anak laki-laki lalu kedua
orang tuanya menyuruhnya pergi ke kebun anggur untuk bekerja. Anak yang pertama
mengatakan ia akan pergi ke kebun anggur tetapi ia tidak pergi, lalu orang tua
itu menyuruh anak keduanya untuk pergi ke kebun anggur. Anak keduanya menolak
untuk pergi namun iya menyesal dan pergi ke kebun anggur.
Dari
perumpamaan diatas dapat disimpulkan bahwa Yesus menggambarkan bahwa dalam
melakukan kehendak Bapa tidak hanya dengan mengatakan "ya aku akan
pergi", tapi dibutuhkan perbuatan nyata. Dari sini kita juga belajar bahwa
Yesus datang membawa kebenaran dan setiap orang yang percaya akan hal itu akan
mengerti/memahami dan melakukan perintah dan kehendak Allah.
Ada
beberapa hal yang harus kita lakukan untuk melakukan kehendak Bapa:
1.
Bertindak
Kita sebagai orang percaya tidak hanya bertindak sebagai pembaca firman Tuhan
tetapi sebagai pelaku firman seperti yang ada pada ayat 28-30 kita melakukan
kehendak Bapa yang sesuai dengan perintahNya
2.
Dengan kesungguhan hati
Setelah percaya dan melakukan kehendak Bapa kita harus mempunyai hati yang
sungguh-sungguh mau melakukan perintah Bapa dengan hati yang tulus dan
bersukacita
3.
Tidak melihat latar belakang hidup
Sebagai anak Tuhan yang telah diselamatkan/bertobat akan ada iblis yang tidak
akan tinggal diam untuk menggoda kita agar tidak melakukan kehendak Bapa /
melanggar perintah Bapa dengan mengungkit masa lalu dan membuat kita tak layak
dalam melakukan perintah kehendak Bapa
Oleh
sebab itu kita harus kembali mengingat komitmen dan tugas kita adalah mengerjakan/melakukan
kehendak Bapa di surga tanpa harus melihat latar belakang hidup. Berdoa,
membaca firman Tuhan dan mempunyai iman percaya, Tuhan akan selalu menjaga
komitmen dan hati yang sungguh-sungguh mau mengikuti seluruh kehendak Bapa.
Amin
Comments