Segenap keluarga besar PMK FK-FKG berdukacita atas berpulangnya ke rumah Bapa di sorga, dr. Dhanny Elya Tangke, FK UNHAS 2006
Selamat jalan dr. Dhanny Elya Tangke
dr. Dhanny Elya Tangke adalah salah seorang dokter muda lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin angkatan 2006 dam meninggal dunia tanggal 13 Mei 2015 di RSUD Abeparu Jayapura. Beliau menderita malaria berulang dan terlambat dievakuasi dari puskesmas tempat dinasnya beberapa hari karena kendala cuaca sehingga kondisi semakin memburuk saat sampai RS Abepura Jayapura dan saat beliau akan dievakuasi ke Makasar nyawanya tidak tertolong.
dr. Dhanny Elya Tangke, biasa dipanggil Kak Dhanny, adalah dokter PTT di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua sejak tahun 2013. Beliau ditempatkan di daerah sangat terpencil di Distrik Weime sebuah distrik baru di daerah dataran rendah bagian utara pegunungan Bintang. Salah satu risiko bila tenaga kesehatan bekerja di daerah endemis malaria adalah terjangkit malaria. Dari informasi-informasi yang kami dapat, rencananya setelah menyelesaikan tugas di Provinsi Papua, beliau memang akan kembali untuk melanjutkan pendidikan spesialis. Tetapi Tuhan mempunyai rencana yang lebih indah untuk-Nya...
Kak Dhanny semasa mahasiswa merupakan salah satu aktivis kampus, beliau aktif menjadi panitia berbagai kegiatan di kampus, termasuk menjadi salah satu pengurus Komisi Humas & Pemerhati di PMK FK-FKG UNHAS. Beliau juga mencintai kegiatan-kegiatan sosial sampai akhirnya memilih menjadi dokter pegawai tidak tetap (PTT) di daerah terpencil di kabupaten pegunungan Bintang, Papua. Tahun 2015 ini merupakan tahun ketiga beliau mengabdikan diri menjadi seorang dokter di tanah Papua.
Kak Dhanny sudah meninggalkan kita semua di dunia. Tuhan memanggil hatinya untuk mengerjakan tugas di sana, bermisi di sana, bertugas sebagai profesi dokter di sana, dan Tuhan memanggil-Nya serta menyelesaikan tugasnya di dunia. Kami yakin kepergian beliau tidak akan menyurutkan para tenaga kesehatan Indonesia lainnya yang siap berangkat ke derah terpencil. Tetapi lebih memotivasi lagi para tenaga kesehatan untuk membantu mengatasi masalah kesehatan yang kompleks di derah terpencil tersebut dengan terus mengandalkan Tuhan di dalam setiap perjalanan hidupnya yang berkaitan langsung dengan nyawa, baik pasien, maupun nyawanya sendiri.
2 Korintus 5:1
Karena kita tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.
Segenap keluarga besar PMK FK-FKG berdukacita atas berpulangnya ke rumah Bapa di sorga, dr. Dhanny Elya Tangke, FK UNHAS 2006. Semoga keluarga diberi kekuatan & penghiburan sejati dari Tuhan kita, Yesus Kristus.

Comments