Mission Possible
“Karena itu
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa
dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah
Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai
kepada akhir zaman.”
Matius 28 :19-20
Dalam kehidupan setiap orang
tentu pernah mengemban sebuah misi. Entah itu misi dari teman, guru ataupun
orang tua kita sendiri. Misi merupakan sebuah amanat yang keberadaannya harus
dijalankan dimana di dalamnya bisa berisi pesan ataupun perintah. Misalnya orang
tua kita menginginkan kita untuk menjadi dokter, maka secara otomatis kita
harus menjalankan proses perkuliahan kedokteran dengan baik dan benar supaya
bisa menjadi dokter, bukannya dengan duduk diam di rumah, bukan? Begitupun
dengan misi yang dari Tuhan, Tuhan Yesus memberikan misi kepada murid-murid-Nya
yang dikenal sebagai Amanat Agung sebelum Dia naik ke Sorga, yaitu menjadikan
semua bangsa-bangsa di dunia ini menjadi murid-Nya (ayat 19)
Coba
perhatikan kata “pergilah” pada ayat 19a, ini merujuk pada sebuah tindakan
konkrit. Semua murid diharapkan pergi ke semua bangsa-bangsa yang belum
mengenal Allah untuk memberitakan kabar sukacita dari Allah. Bahkan lebih
daripada itu para muridpun diperintahkan untuk membaptis mereka dalam nama
Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Pada ayat 20a, Tuhan Yesus memerintahkan para murid
untuk mengajarkan segala sesuatu yang telah mereka terima dari Tuhan Yesus
untuk dilakukan. Ini merupakan misi yang tidak mudah karena harus menghadapi
berbagai tantangan dan rintangan terutama berhadapan dengan berbagai karakter
orang dari setiap suku bangsa yang belum dikenal. Juga tidak mudah meyakinkan
orang akan kebenaran iman yang kita miliki. Akan tetapi kita tidak perlu kuatir
karena Allah berjanji akan senantiasa menyertai kita dimanapun kita berada
(ayat 20b). Kuasa Allah lebih besar dari setiap kuasa yang ada dalam dunia ini.
Tidak ada yang mustahil bagi-Nya.
Nah...
bagaimana dengan kita sebagai murid Kristus di kampus, sudahkah kita pergi
menjalankan Amanat Agung yang dari Allah itu? Misi Allah ini merupakan misi
turun temurun. Kita adalah murid Kristus karena murid-murid-Nya terdahulu telah
memuridkan kita. Oleh sebab itu sudah sepatutnyalah kita menjalankan tongkat estafet
pemuridan ini.
Beritakanlah
kabar sukacita dari Allah kepada setiap teman di kampus kita, bukan hanya
melalui perkataan, tetapi juga melalui setiap perbuatan kita sehingga orang lain
akan tertarik dan mau menjadi murid Yesus.
Amin
Amin
By: drg. Seth FKG 00
Comments